Sumbawanews.com,- Majalah France Football resmi mengumumkan Harry Kane sebagai pemenang Ballon d’Or 2026, mengalahkan Kylian Mbappé dengan selisih hanya 28 poin—1.055 berbanding 1.027—dalam pemungutan suara oleh 100 jurnalis sepak bola dunia. Penyerang Bayern Munich itu menjadi pemain Inggris pertama yang memenangkan penghargaan individu paling bergengsi di sepak bola sejak Michael Owen pada 2001, usai mencatatkan 73 gol untuk klub dan tim nasional dalam satu musim. Mbappé, yang finis di posisi kedua, mencatatkan pencapaian terbaiknya dalam sejarah Ballon d’Or, namun harus menahan kekecewaan karena kekalahan tipis yang menjadi persaingan terketat keempat dalam 70 tahun sejarah ajang ini.
Kane mengamankan 40 suara sebagai pemain terbaik dari total 100 kandidat, jauh mengungguli Mbappé yang hanya mendapat 23 suara. Ia masuk dalam daftar sepuluh besar di 98 dari 100 formulir voting, sementara Mbappé terpilih di 97 formulir. Prestasi ini sekaligus mengukir sejarah di usia 33 tahun, menjadikannya salah satu pemenang tertua dalam sejarah Ballon d’Or. Di posisi ketiga, bintang muda Barcelona Lamine Yamal mengumpulkan 881 poin dengan 13 suara pertama, memperkuat statusnya sebagai salah satu talenta terbaik generasi mendatang. Rodri menempati peringkat empat dengan 726 poin, sementara Lionel Messi kembali menembus lima besar meski kini bermain di Inter Miami, dengan 612 poin.
Sepuluh besar dilengkapi oleh Khvicha Kvaratskhelia (541 poin), Ousmane Dembele (418 poin), Erling Haaland (378 poin), Michael Olise (296 poin), dan Fabian Ruiz (201 poin). Sementara itu, Vinicius Junior, yang sempat mendominasi peringkat atas dalam beberapa tahun terakhir, terpaut jauh di posisi ke-17 dengan hanya 26 poin, menandai penurunan signifikan dalam pengaruh individunya tahun ini. Kemenangan Kane menutup musim yang penuh ketegangan, di mana konsistensi, ketajaman, dan kontribusi golnya menjadi penentu utama dalam penilaian jurnalis global.















