Sumbawanews.com,- Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Sugiono menegaskan bahwa masa depan Indonesia bergantung pada generasi muda yang berani menjadi pencipta perubahan. Pernyataan itu disampaikan pada puncak Indonesian Youth Summit 2026 di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, pada Kamis (29/10) malam. Acara yang digelar dalam rangka memperingati satu abad Sumpah Pemuda dihadiri ribuan pemuda dari seluruh penjuru Nusantara. Sugiono mengajak kaum muda untuk menumbuhkan karakter patriotik, gigih, dan empatik, sekaligus menekankan bahwa keberagaman adalah kekuatan utama bangsa.
Sugiono membagi manusia dalam tiga kategori: yang hanya menonton perubahan, yang meresponsnya, dan yang menciptakannya. Ia mengapresiasi peserta summit yang memilih menjadi kelompok pertama—“those who make things happen”—sebagai simbol optimisme akan masa depan Indonesia yang besar dan maju. “Artinya ada harapan, ada optimisme bahwa ke depan negara ini akan menjadi negara besar dan negara maju, karena anak-anak mudanya adalah orang-orang yang ‘make things happen’,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) memberikan Penghargaan Wirasena 2026 kepada pemerintah provinsi berdasarkan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) 2025. Bali meraih dua gelar sekaligus: peringkat pertama untuk capaian IPP tertinggi dengan skor 84,60, sekaligus peningkatan IPP terbesar sepanjang 2024–2025 dengan kenaikan 8,85 poin. Di posisi kedua, Daerah Istimewa Yogyakarta dengan 77,25 dan DKI Jakarta dengan 75,37 untuk kategori capaian tertinggi. Sementara untuk peningkatan terbesar, DKI Jakarta menempati peringkat kedua dengan 7,42 poin, diikuti Maluku dengan 6,77 poin.
Menpora Erick Thohir menekankan bahwa penghargaan ini menjadi upaya strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam membangun kepemudaan. “Tidak mungkin kita membuat program sendiri-sendiri,” tegasnya. Sugiono menutup sambutannya dengan seruan agar generasi muda terus memperluas wawasan lewat budaya membaca, mendengarkan, dan memanfaatkan setiap kesempatan untuk berkontribusi terbaik bagi bangsa. “Harapan bangsa ini ada di pundak kalian semua,” pungkasnya.















