Home Berita Olah Raga Jay Idzes, Sang Kapten yang Membawa Indonesia Menjadi Kekuatan Baru di Asia

Jay Idzes, Sang Kapten yang Membawa Indonesia Menjadi Kekuatan Baru di Asia

Sumbawanews.com,- Jay Idzes, kapten Timnas Indonesia, menjadi sorotan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) sebagai salah satu pemain yang patut diperhatikan menjelang Piala Asia 2027 di Arab Saudi. Bek tengah berusia 26 tahun ini dianggap kunci transformasi Garuda menjadi tim yang diperhitungkan di kancah Asia, berkat kepemimpinan, ketenangan, dan pengalaman berlaga di liga-liga top Eropa.

Idzes, lahir di Mierlo, Belanda, memulai karier sepak bolanya di akademi PSV Eindhoven pada 2009, lalu berkembang di FC Eindhoven sebelum debut profesional di kasta kedua Liga Belanda pada 2018. Setelah tiga musim bersama Go Ahead Eagles dengan 93 penampilan dan tiga gol, ia melangkah ke Italia pada 2023, bergabung dengan Venezia FC. Di sana, ia memainkan peran vital hingga membawa klub promosi itu naik ke Serie A. Pada Agustus 2024, ia mencatatkan sejarah sebagai pemain Indonesia pertama yang tampil di Serie A saat membela Venezia melawan Fiorentina. Tak berhenti di situ, pada Desember 2024, ia mencetak gol ke gawang Juventus—menjadi pemain pertama dari Asia Tenggara yang mencetak gol di kompetisi tertinggi sepak bola Italia.

Pada Agustus 2025, ia pindah ke Sassuolo, klub promosi lain di Serie A, dan hingga kini telah tampil 38 kali. Di level internasional, Idzes resmi menjadi WNI setelah proses naturalisasi pada 2023 dan debut bersama Timnas Indonesia pada Maret 2024 melawan Vietnam. Ia langsung memberi dampak: kemenangan 1-0 di laga debut, lalu menyumbang satu gol dalam kemenangan 3-0 lima hari kemudian. Kehadirannya di lini belakang diakui media Italia sebagai faktor krusial, dengan sejumlah publikasi menyebut pertahanan Sassuolo “hancur lebur” dan “kesulitan” saat ia absen.

Dengan jam terbang di Eropa dan kepemimpinan yang matang, Idzes kini dipercaya memimpin Timnas Indonesia melampaui pencapaian terbaiknya di Piala Asia 2023 Qatar—yakni tembus babak 16 besar. Publik Tanah Air optimistis, sang kapten akan menjadi tiang penyangga sekaligus inspirasi bagi generasi baru sepak bola Indonesia di Arab Saudi mendatang.

Previous articlePersib Kembali Andalkan Si Jalak Harupat untuk Dua Laga Kandang di Akhir 2026
Next article12 Atlet Muda Indonesia Berangkat ke Olimpiade Remaja 2026 Tanpa Target Medali