Sumbawanews.com,- Maarten Paes berpeluang menjadi pemain berdarah Indonesia pertama yang tampil di fase utama UEFA Conference League saat Ajax menghadapi Atalanta di Johan Cruijff Arena, Kamis (22/10) malam waktu setempat. Jika dipercaya start sebagai kiper utama, Paes akan mencatatkan penampilan keenamnya bersama Ajax musim ini dan sekaligus debut di fase grup kompetisi Eropa tersebut. Peluang ini terbuka mengingat kiper andalan Ajax, Marc-Andre ter Stegen, yang dipinjam dari Barcelona hingga musim 2026/2027, masih menjadi pesaing utama. Paes sebelumnya telah bermain empat kali di kualifikasi Conference League dan sekali di Eredivisie saat Ajax menang 5-1 atas Willem II pada September 2026, namun belum pernah tampil di fase utama turnamen ini.
Kehadiran ter Stegen membuat Paes harus bersaing ketat untuk mendapatkan menit bermain, meski direktur teknik Ajax, Jordi Cruyff, secara terbuka mengapresiasi komitmen dan kontribusinya, termasuk perannya dalam membawa Ajax lolos dari babak kualifikasi. Pemain berdarah Indonesia lewat nenek kelahiran Kediri ini tetap menjadi bagian penting tim meski berstatus pilihan kedua. Laga melawan Atalanta menjadi ujian nyata apakah pelatih Michel Munoz akan memberinya kepercayaan sebagai penjaga gawang utama — sebuah momen yang bisa mengukir sejarah setelah Calvin Verdonk menjadi pemain WNI pertama yang tampil di Liga Champions bersama Lille.
Verdonk sebelumnya mencatatkan sejarah sebagai pemain Indonesia pertama yang tampil di Liga Champions sebagai pemain pengganti melawan Arsenal, lalu menjadi starter saat Lille melawan Galatasaray pada 21 Oktober lalu. Kini, giliran Paes yang berada di ambang pintu sejarah serupa — bukan hanya sebagai wakil Indonesia di Eropa, tapi sebagai kiper yang membawa nama bangsa ke panggung kompetisi top benua biru.















