Home Serba Serbi Tekno AI Buka Peluang Kerja Baru, Indonesia Harus Percepat Penguatan Keahlian Digital

AI Buka Peluang Kerja Baru, Indonesia Harus Percepat Penguatan Keahlian Digital

Sumbawanews.com,- Kecerdasan buatan berpotensi menciptakan lapangan kerja baru di Indonesia, tetapi peluang ini hanya bisa dimanfaatkan jika sumber daya manusia siap menghadapi transformasi digital. Direktur Jenderal Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Edwin Hidayat Abdullah menekankan bahwa kesiapan SDM menjadi faktor penentu keberhasilan pemanfaatan AI, keamanan siber, dan pengembangan ekosistem digital yang tepercaya. Ia menyoroti perlunya investasi berkelanjutan dalam pelatihan insinyur AI, profesional keamanan siber, ilmuwan data, pembuat kebijakan, dan tenaga pendidik. Pernyataan ini disampaikan dalam rangkaian kegiatan Bali Tech Week 2026 di Denpasar, Bali, pada Kamis, 22 Oktober 2026.

Edwin menambahkan, penguatan kapasitas tidak hanya ditujukan bagi tenaga kerja baru, tetapi juga bagi mereka yang sudah berada di dunia profesional. Program upskilling dan reskilling menjadi kebutuhan mendesak agar pekerja dapat beradaptasi dengan perubahan kebutuhan industri. “Transformasi digital dapat memberikan manfaat yang lebih luas ketika masyarakat memiliki keterampilan dan kepercayaan diri untuk berpartisipasi di dalamnya,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa keamanan siber bukan sekadar perlindungan pasca-insiden, melainkan sistem pengendali, peringatan, dan navigasi yang harus diintegrasikan sejak awal pengembangan teknologi melalui prinsip safety by design. Kebocoran data dan risiko keamanan harus diantisipasi secara proaktif agar pemanfaatan AI berjalan aman dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Menurut Edwin, kolaborasi lintas sektor—antara pemerintah, industri, akademisi, dan masyarakat sipil—adalah kunci membangun ekosistem digital yang berkelanjutan. Pemerintah harus menetapkan regulasi yang tepercaya, sementara pemangku kepentingan lainnya berperan dalam inovasi, penelitian, dan akuntabilitas publik. “Indonesia merupakan pasar yang besar bagi teknologi digital. Indonesia memiliki peluang untuk memperkuat perannya sebagai pencipta inovasi,” tandasnya.

Previous articlePersib Bandung Hadapi Ujian Padat Jadwal Lawan Madura United
Next articleShayne Pattynama Masih Di Bangku Cadangan, Shin Tae-yong Jelaskan Alasan Taktis