Home Berita Olah Raga Rahmad Darmawan Dipercaya Pimpin Akademi Merah Putih, Wadah Bakat Yatim Piatu dari...

Rahmad Darmawan Dipercaya Pimpin Akademi Merah Putih, Wadah Bakat Yatim Piatu dari Maluku Utara

Sumbawanews.com,- Rahmad Darmawan resmi ditunjuk sebagai Direktur Akademi Merah Putih, lembaga pendidikan sepak bola berbasis sosial yang didirikan melalui kemitraan antara Malut United FC dan SL Benfica, sejak pengumuman resmi pada 16 Mei 2026 di Stadion Kie Raha, Ternate. Akademi ini khusus menampung anak-anak berusia 7–9 tahun dari keluarga tidak mampu, yatim piatu, dan daerah Maluku Utara serta Maluku, dengan seluruh biaya seleksi dan pelatihan ditanggung penuh manajemen yang juga mengelola Java United FC. Darmawan, yang pernah memimpin Persipura Jayapura juara Liga Indonesia 2005 dan Sriwijaya FC pada 2007–2008, menyatakan kebanggaannya atas kepercayaan untuk membangun sepak bola usia dini dengan misi mulia. “Saya sangat senang dan tertantang mendapatkan kepercayaan dari pemilik klub untuk memimpin sebuah akademi dengan misi yang sungguh mulia,” ujarnya.

Setelah karier panjang di level senior sejak 1998, mantan pelatih Timnas Indonesia ini beralih fokus ke pembinaan pemain muda sebagai bentuk pengabdian jangka panjang bagi sepak bola Indonesia. Ia menekankan bahwa kerja sama dengan SL Benfica bukan sekadar label, tapi bukti keseriusan dalam mencetak pemain berkualitas tinggi. Saat ini, manajemen akademi sedang mempersiapkan seleksi terbuka di Ternate dan Ambon, yang akan dipantau langsung oleh pelatih dari Benfica dan tim lokal. Seluruh proses seleksi dan program pelatihan dirancang untuk memberi kesempatan sama kepada anak-anak dari latar belakang ekonomi rendah, tanpa dipungut biaya sepeser pun.

Rahmad Darmawan, yang akrab disapa Coach RD, menegaskan bahwa visi Akademi Merah Putih bukan hanya mencari bakat, tapi juga memberdayakan generasi muda melalui olahraga. “Mimpi pemilik klub tidak tanggung-tanggung. Selain kuat dalam misi sosial, bekerja sama dengan SL Benfica memperlihatkan keseriusan untuk melahirkan pemain sepakbola berkualitas,” katanya. Ia meyakini bahwa kolaborasi antara komitmen sosial, struktur pelatihan internasional, dan dukungan penuh dari semua pihak akan menjadikan akademi ini sebagai pilar baru kemajuan sepak bola Tanah Air. Proses seleksi akan segera diumumkan, dengan target awal memilih 30–40 anak terpilih untuk mengikuti program pelatihan intensif di pusat training camp.

Previous articleMotoGP Australia 2026 Berpotensi Diubah Jadwal Akibat Hujan Ekstrem di Phillip Island
Next articlePersib Bandung Hadapi Ujian Padat Jadwal Lawan Madura United