Home Berita Olah Raga Manchester United Terancam Ganti Besar-Besaran di Bawah Carrick

Manchester United Terancam Ganti Besar-Besaran di Bawah Carrick

Sumbawanews.com,- Manchester United gagal mempertahankan performa musim lalu di awal musim 2026/2027, hanya meraih satu kemenangan dari tujuh laga Premier League, dan terpuruk di papan tengah klasemen. Di tengah tekanan hasil buruk, bek Lisandro Martinez secara terbuka mengkritik manajemen klub, menyalahkan kurangnya investasi pemain sebagai akar ketidakstabilan tim. “Saya harus banyak mengendalikan diri, tetapi terkadang itu (hasil pertandingan) mencerminkan kondisi klub kami saat ini,” ujarnya, menekankan harapannya agar direktur teknis Jason Wilcox lebih agresif merekrut talenta berkualitas. Manajemen kini dikabarkan siap melakukan reshuffle besar-besaran, dan tiga pemain senior berisiko kehilangan tempat di skuad utama.

Lisandro Martinez, meski masih menjadi pilar utama lini belakang di bawah pelatih Michael Carrick, berada di ambang kehancuran hubungan dengan manajemen setelah kritik publiknya. Meski hukuman telah dijatuhkan, kepercayaan yang rusak membuat masa depannya di Old Trafford terancam—terutama jika Carrick tidak dipertahankan. Pemain berusia 28 tahun itu kini menjadi simbol ketegangan antara pemain dan struktur klub.

Luke Shaw, satu-satunya pemain yang masih bertahan sejak musim 2013/2014, kini menginjak usia 31 tahun dengan kontrak yang segera habis. Keberadaannya yang telah menjadi simbol kesetiaan tidak lagi cukup untuk menjamin tempatnya di tim yang sedang membangun masa depan. Manajemen diyakini sedang mencari pengganti jangka panjang di posisi bek kiri, dan Shaw mulai dilihat sebagai aset yang bisa dilepas demi regenerasi.

Harry Maguire, yang sempat memegang ban kapten pada 2020, kini menghadapi tantangan baru dari generasi muda. Meski kembali stabil dalam beberapa musim terakhir, kehadiran Leny Yoro dari Prancis dan Ayden Heaven dari akademi yang semakin sering mendapat menit bermain menjadi sinyal jelas bahwa manajemen mulai beralih ke pemain muda. Maguire, yang masih menjadi andalan di lini tengah pertahanan, kini berada di persimpangan antara pengalaman dan kebutuhan peremajaan tim.

Dengan performa yang terus memburuk dan tekanan internal meningkat, Manchester United berada di titik balik yang menentukan—apakah akan mempertahankan lini lama yang pernah jaya, atau melepasnya demi membangun identitas baru yang lebih dinamis.

Previous articleManchester United Hancur di Tangan Como, Konflik Taktik Memburuk
Next articleDelapan Wakil Indonesia Bertarung di 16 Besar French Open 2026