Sumbawanews.com,- Pemerintah menggabungkan metode dry ice dengan operasi modifikasi cuaca (OMC) menggunakan natrium klorida untuk memecah asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla), guna memicu pembentukan awan hujan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan, dry ice sengaja digunakan agar sinar matahari bisa menembus lapisan asap, menjadi pengungkit munculnya benih awan, yang kemudian dihantam dengan OMC NaCl. Ia menambahkan, upaya ini telah memicu hujan di sejumlah daerah terdampak karhutla, meski pemerintah tetap berharap hujan alami segera turun. “Sejujurnya kita ini inginnya ya cepet selesai itu karhutla, siang malam selain ikhtiar ya berdoa mohon bisa segera turun hujan alami,” ujar Prasetyo, Selasa (20/10/2026).















