Sumbawanews.com,- Borneo FC meraih kemenangan penting dengan mengalahkan Yangon United 2-0 pada Minggu (18/10/2026) malam WIB di Stadion Segiri, Samarinda, mendorong Indonesia naik ke peringkat ke-16 ranking koefisien klub AFC. Kemenangan ini mengantarkan Indonesia mengungguli Kamboja dan Bahrain, dengan total poin 28,659, sementara Kamboja berada di posisi ke-17 dengan 28,474 poin dan Bahrain di peringkat ke-18 dengan 28,174 poin. Gol pembuka dicetak Iago Mendonca pada menit ke-53 lewat sepak pojok, sebelum Moussa Diarra memperbesar keunggulan tuan rumah pada menit ke-81. Hasil ini membuat Borneo FC memimpin klasemen sementara Grup D AFC Challenge League 2026/2027 dengan tiga poin, sekaligus membalikkan tren sebelumnya di mana Indonesia sempat tergeser ke peringkat ke-18 akibat hasil positif dari dua tim Kamboja—Phnom Penh Crown yang menang 2-1 atas Gangwon FC dan Preah Khan Reach Svay Rieng yang imbang 0-0 melawan Shanghai Shenhua.
Kemenangan Borneo FC menjadi titik balik bagi koefisien Indonesia yang sempat terancam tergilas oleh kemajuan tim-tim dari Kamboja. Meski Persib Bandung sebelumnya memberi angin segar dengan kemenangan 1-0 atas The Cong-Viettel FC pada Rabu (14/10/2026), dua hasil dari Kamboja pada 15 Oktober lalu membuat peringkat Indonesia terjun. Kini, dengan selisih tipis hanya 0,185 poin dari Kamboja, persaingan masih terbuka lebar, dan setiap hasil pertandingan klub-klub Asia di masa mendatang bisa mengubah peta peringkat. Di Grup D, Borneo FC kini bersaing ketat dengan Yangon United dan Tainan City, setelah One Taguig dari Filipina mundur sebelum kompetisi dimulai. Kemenangan tanpa kebobolan menjadi modal strategis bagi tim asuhan Mauro Jeronimo menjelang laga berikutnya, sekaligus menegaskan kembali bahwa klub-klub Indonesia mampu bersaing di kancah Asia.















