Home Berita Internasional Netanyahu Diingatkan: Jangan Uji Keberuntungan Serang Iran

Netanyahu Diingatkan: Jangan Uji Keberuntungan Serang Iran

Sumbawanews.com,- Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menantang Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk tidak mencoba lagi menyerang Iran, dengan memperingatkan bahwa tindakan semacam itu akan berdampak serius bagi Israel dan Amerika Serikat. Araghchi menuduh Netanyahu berupaya menyeret AS ke dalam konflik baru demi menghindari hukuman penjara akibat persidangan korupsi di dalam negeri.

Dalam pernyataannya di platform X pada 18 Oktober 2026, Araghchi menyatakan bahwa serangan sebelumnya justru memperkuat Iran, bukan melemahkannya. “Terakhir kali kalian ingin ‘menyelesaikan pekerjaan’, Iran justru muncul dengan kekuatan yang lebih besar. Ingin mencoba keberuntungan kalian sekali lagi? Silakan. Namun, berhati-hatilah; kami juga masih memiliki urusan yang belum selesai,” ujarnya.

Pernyataan itu muncul setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mendukung Netanyahu menjelang pemilu Israel pada 27 Oktober, dengan memperingatkan bahwa Washington tidak akan mengambil alih misi melawan Iran jika rakyat Israel memilih pemimpin lain. Netanyahu, yang memimpin pemerintahan paling sayap kanan dalam sejarah Israel sejak akhir 2022, kini tengah menghadapi persidangan atas tuduhan korupsi dan juga menjadi buronan Mahkamah Internasional terkait dugaan kejahatan perang di Gaza.

Konflik antara Iran dan Israel, yang sempat mereda setelah gencatan senjata pada April dan kesepakatan Juni 2026, kembali memanas akibat terhentinya perundingan antara Teheran dan Washington. Serangan militer bersama AS-Israel pada 28 Februari 2026 direspons Iran dengan serangan mematikan, menandai siklus kekerasan yang belum usai.

Previous articleLiga Putri Indonesia Kembali, Penonton Perempuan: Kami Terwakili
Next articleTatap Pemilu 2029, Perindo Bali Percepat Penguatan Organisasi dan Perluas Jaringan UMKM