Sumbawanews.com,- Liga Putri Indonesia 2026/2027 resmi bergulir di Stadion Madya, Jakarta, pada Minggu (18/10), memicu antusiasme kuat dari penonton perempuan yang selama tujuh tahun menanti kembalinya kompetisi sepak bola wanita resmi di Tanah Air. Nia, penonton asal Jakarta, mengaku tak ingin melewatkan momen bersejarah ini—sekaligus merasa terwakili saat menyaksikan perempuan bertanding di lapangan, setelah dulu bercita-cita menjadi pemain bola namun tak terwujud. Ika, penonton lain, rela datang langsung meski jaraknya dekat, karena menilai tujuh tahun hiatus terlalu lama untuk menunggu kembalinya liga ini. Keduanya meyakini bahwa kompetisi ini bukan sekadar hiburan, tapi jembatan penting untuk melahirkan pemain-pemain berkualitas bagi Timnas Putri Indonesia yang kini tengah bangkit.
Liga Putri Indonesia 2026/2027 diikuti oleh enam tim: Garudayaksa FC, Persita, Persikad, Dewa United Banten FC, Persija Jakarta, dan FC Bekasi City. Kompetisi yang berlangsung hingga 30 Januari 2027 ini mencakup fase reguler, semifinal, hingga laga puncak untuk menentukan juara serta peringkat ketiga. Bagi para penonton, setiap pertandingan bukan hanya soal skor, tapi simbol kemajuan dan pengakuan terhadap perempuan dalam dunia sepak bola Indonesia. Dengan kembalinya liga ini, harapan untuk melihat generasi baru pemain putri yang mampu membawa Timnas Putri Indonesia ke panggung internasional semakin nyata.















