Sumbawanews.com,- Seorang pria berusia 59 tahun menyerang pengunjung supermarket di Incheon, Korea Selatan, dengan pisau yang diikatkan ke kedua tangannya, melukai delapan orang pada Selasa pukul 13.40 waktu setempat. Salah satu korban, perempuan berusia 20-an tahun, mengalami henti jantung dan belum sadarkan diri meski telah menjalani operasi darurat. Pelaku, yang sedang menjalani masa pemantauan elektronik akibat kasus percobaan pembunuhan terhadap mantan istrinya pada 2019, ditangkap oleh warga sebelum polisi tiba. Ia mengaku telah mengonsumsi narkoba saat melakukan penyerangan, dan polisi menemukan narkoba dalam jumlah besar pada dirinya. Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung memerintahkan penyelidikan menyeluruh dan evaluasi sistem pemantauan elektronik, sementara Kementerian Kehakiman menyampaikan permintaan maaf atas insiden tersebut dan berjanji memperbaiki pengawasan terhadap narapidana yang diawasi secara elektronik.















