Home Berita Daerah 25.000 TK Masa Konstruksi Blok Elang. Sumbawa “Menang Banyak”  Jika Semua...

25.000 TK Masa Konstruksi Blok Elang. Sumbawa “Menang Banyak”  Jika Semua Regulasi Diikuti

Jakarta, Sumbawanews. Obrolan santai dengan, Ahmad Salim, Senior manager External Relation dan Aji Suryanto, Senior Manager Social Impact PT Amman Mineral Nusa Tenggara di tengah acara “Munit Bersama IKASUM” (Maulud Nabi Muhammad SAW), belum lama di Jakarta menyebut masa konstruksi perusahaannya membutuhkan sekitar 25 000 Tenaga Kerja (TK) di Blok Elang. Bagaimana kesiapan teknis Pemda?

Pada kesempatan tersebut saya juga menanyakan beberapa hal, misalnya dana Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang sempat “menganggur” tidak dibelanjakan hinga ratusan milyar rupiah hingga 2023. Kemana dan untuk apa saja. Mengapa beasiswa yang tiba-tiba hilang pasca Newmont pergi. Masalah UKM yang perlu bimbingan dan modal, dll.

Blok Elang di Sumbawa Selatan seperti diketahui akan memasuki masa konstruksi pertengahan 2027 menyusul pemerintah telah mengeluarkan perpanjangan Ijin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK). Merupakan perpanjangan kedua selama 10 tahun (2030 s/d 2040) setelah IUP pertama 2017  peralihan dari rezim Kontrak Karya (KK) di masa PT Newmont Nusa Tenggara.

Ini adalah bentuk komitmen pemerintah untuk melanjutkan program hilirisasi dan transformasi digital di mana fasilitas pemurnian tembaga terintegrasi dengan blok Batu Hijau, Blok Lampui dan Blok Elang masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN). Hal ini di pertegas dengan terbitnya Peraturan Presiden RI Nomor 68 tahun 2026 tentang Pemutahiran Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2026.

Tenaga kerja  yang dibutuhkan secara bertahap pada pra konstruksi dan konstruksi yang akan dimulai sekitar April 2027 hingga triwulan ketiga 2031. Sementara tahap comisioning dan masa operasi tambang blok Elang akan dimulai pertengahan atau akhir 2031 dan diharapkan beroperasi penuh pada 2032.

Tenaga kerja tersebut dibutuhkan untuk membangun fasilitas pendukung tambang yakni a. Jalur konveyor darat Elang ke Batu Hijau, b. Jalur transmisi Batu Hijau ke Elang, c. Jalan akses Elang ke Batu Hijau, d. Fasilitas akomodasi (camp) dan perkantoran, e. Bengkel dan Fasilitas Penanganan Bahan Peledak, f. Fasilitas Penimbunan Lombah Domestik dan Inert, g. Sistem penyedia Air Bersih dan IPAL, h. Batch Plant dan Stone Crushing.

Saya bilang kalau banyak pekerjaan hanya akan dilakukan perusahaan luar maka Sumbawa hanya jadi penonton dan tidak berdampak bagi ekonomi setempat. Pengusaha lokal tidak akan naik kelas. Untuk maksud tersebut Aji Suryanto, memastikan memperioritaskan perusahaan lokal. Salah caranya adalah dibuat dua jalur rekrut vendor (rekanan).

Pertama, jika perusahaan dari luar daerah maka akan diarahkan untuk masuk melalui web AMNT karena semua parsyaratan baku sudah tertera di sana. Kedua perusahaan lokal dilakukan rekrut langsung face to face dan sifatnya jauh lebih fleksibel. Fleksibelitas itu bukan hanya pemenuhan syarakat tetapi juga akan dilakukan pembinaan dan pendampingan serta yang penting pembayaran pekerjaan barang dan jasa lebih cepat.

Kesulitan utama perusahaan lokal itu adalah modal. Mustinya Amman Mineral melakukan kerjasama dengan bank setempat (Bank NTBS), di mana Surat Perintah Kerja /SPK)  perusahaan dapat dijadikan jaminan pembiayaan bagi pengusaha lokal yang kesulitan modal. Ternyata itu juga menjadi bagian pemikiran internal mereka.

Pada kesempatan tersebut juga saya mengkritik perusahaan yang cenderung tertutup terutama penggunaan dana PPM, bea siswa dll kemana di mana dan berapa banyak. Menurut catatan saya  dana PPM per desember 2023 yang belum disalurkan masih ratusan miliar. Mengapa bisa terjadi ? Kemana dan bagaimana rencana bea siswa yang di jaman Newmont begitu lancar dan transparan ?

Menurut Aji perusahaannya ke dapan akan lebih terbuka, karena sudah menjadi perushaan publik. Saat ini, dana  PPM yang tertahan sudah berkurang karena dibelanjakan. Tidak menyebut berapa banyak. Ia sepakat ke depan harus transparan sesuai peraturan perundangan mulai dari proses penyusanan hingga penggunaannya.

Khusus bea siswa akan dimulai lagi mulai 2026, sebelumnya memang sempat terpending karena terjadi peralihan dari Newmont ke AMNT lanjut masalah covid-19. Menurutnya dana yang belum terpakai akan diakumulasi ke tahun berikutnya dan tidak hilang.

Jika amanat UU Minerba dilaksanakan dengan konsisten dan komitmen yang kuat sebagai blue print dan peta jalan masa produksi Sumbawa akan “menang banyak” dan maju sejahtera.

Keberadaan sumberdaya alam tambang memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat sekitar. Belajar dari Batu Hijau, pengelolaan Blok Elang terintegrasi fasilitas pemurnian tembaga harus lebih baik untuk kesejahteraan masyarakat. Untuk itulah kita kawal secara elegan dan konstruktif. (M. Mada Gandhi)

 

Previous articleManchester United Dekati Antonio Conte Gantikan Carrick di Tengah Krisis Musim
Next articlePSSI Beri Seminggu untuk Atasi Kekerasan Suporter, Ancam Larang Away Lagi
Jurnalis Jaringan Sumbawanews berkomitmen membangun jurnalistik sehat berlandaskan UU Pers No. 40/1999 dan UU KIP No. 14/2008. Kami menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dengan mengedepankan koordinasi, investigasi, dan verifikasi untuk menjamin akurasi informasi, integritas penulisan, serta tata bahasa yang baik