Sumbawanews.com,- Penyerang Timnas Indonesia, Ole Romeny, mengenakan jersey Marselino Ferdinan saat merayakan gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Senin. Tindakan itu menjadi simbol penghormatan kepada rekan satu timnya yang sedang fokus memulihkan cedera dan tidak bisa tampil di final. “Saya memikirkannya saat kami meraih gelar ini. Ini juga untuk Lino. Dia juga mewakili seluruh anak-anak di Indonesia, jadi saya sangat menyayanginya,” ujar Ole di mixed zone SUGBK.
Marselino merespons kehangatan itu dengan tulus melalui media sosialnya, dengan memasang emoji hati sebagai bentuk apresiasi atas solidaritas sahabatnya. Hubungan keduanya telah lama dikenal publik sebagai ikatan yang lebih dari sekadar rekan sepak bola—mereka saling memandang sebagai saudara kandung. Keakraban itu bermula saat keduanya bermain di Oxford United, di mana Marselino bergabung pada Agustus 2024, diikuti Ole pada Januari 2025. Di timnas, mereka kerap menjadi rekan sekamar, memperkuat komunikasi dan kepercayaan di antara keduanya.
Kemenangan Indonesia atas Thailand dalam laga final ASEAN Cup 2026 menjadi momen bersejarah yang memicu gelombang kebanggaan nasional. Di tengah euforia, Jirayut, pemain naturalisasi yang sempat menjadi sorotan karena isu keabsahan kewarganegaraannya, mengaku lega karena tidak jadi “diusir” dari Indonesia. Ia bahkan mengaku merinding menyaksikan perayaan kemenangan di GBK. “Alhamdulillah aku gak jadi diusir,” ucap Jirayut dalam unggahan media sosialnya, menggambarkan perasaan mendalam atas penerimaan tim dan suporter.
Dengan gelar ini, Timnas Indonesia mengukir sejarah sebagai juara pertama dalam ajang FIFA ASEAN Cup 2026, sekaligus memperkuat narasi persatuan di balik lapangan—di mana ikatan antar pemain, bukan hanya strategi, menjadi kunci keberhasilan.















