Sumbawanews.com,- Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menegaskan bahwa FIFA ASEAN Cup 2026 dan Piala AFF adalah dua kompetisi dengan karakter yang jauh berbeda, ibarat balapan Formula 1 versus reli. Ia menyatakan bahwa skuad Garuda yang akan bertanding di ajang bergengsi FIFA tersebut hampir seluruhnya baru, dengan hanya sekitar lima pemain yang kembali dari tim Piala AFF sebelumnya. Kehadiran sejumlah pemain naturalisasi dan bintang-bintang yang bermain di Eropa membuat komposisi tim menjadi jauh lebih dalam dan fleksibel, memaksa Herdman menyesuaikan strategi secara radikal. Tim Merah Putih kini harus menyatukan pemain-pemain berlabel liga Eropa dalam hitungan hari menjelang laga pembuka melawan Singapura pada 25 September.
Herdman, pelatih asal Inggris berusia 51 tahun, secara tegas menolak menyamakan kedua turnamen. “Tentu saja ini tim yang berbeda. Ini tim yang benar-benar berbeda,” ujarnya usai latihan di Jakarta, Selasa (22/9). Ia menekankan bahwa perubahan besar dalam susunan pemain memaksa pendekatan taktis pun berubah total. Sementara Piala AFF mengandalkan kekompakan dan pengalaman jangka panjang, FIFA ASEAN Cup menuntut kecepatan, adaptasi, dan kedalaman skuad—sesuatu yang kini dimiliki Indonesia lewat kehadiran para pemain naturalisasi dan eks pemain liga luar negeri.
Namun, perubahan besar ini justru menimbulkan tantangan logistik. Berbeda dengan Thailand dan Vietnam yang tetap mengandalkan pilar utama yang sama di kedua ajang—seperti Nguyen Quang Hai, Teerasak Poeiphima, atau Sarach Yooyen—Indonesia justru membangun tim dari nol dalam waktu singkat. Di kubu lawan, stabilitas skuad menjadi kekuatan, sementara Garuda harus membangun kimia tim dalam hitungan hari menjelang laga.
Meski membawa 12 pemain naturalisasi demi mengejar hasil maksimal, Indonesia harus menghadapi realitas bahwa persiapan yang terbatas bisa menjadi penghambat. Tantangan bukan hanya pada level teknis, tapi juga pada integrasi tim yang belum pernah bermain bersama dalam skala besar. Dengan laga pembuka menghadapi Singapura hanya tinggal beberapa hari lagi, semua mata tertuju pada seberapa cepat Herdman bisa menyatukan kekuatan baru ini menjadi satu kesatuan yang mematikan.















