Home Berita Olah Raga Indonesia Lawan China di Semifinal Bulutangkis Putri Asian Games 2026

Indonesia Lawan China di Semifinal Bulutangkis Putri Asian Games 2026

Sumbawanews.com,- Tim bulutangkis putri Indonesia melaju ke semifinal Asian Games 2026 setelah mengalahkan Chinese Taipei 3-1 pada Selasa (22/9/2026), dan kini siap menghadapi juara bertahan China pada Rabu (23/9/2026) pukul 07.30 WIB di Ichinomiya City Municipal Gymnasium. Pertandingan ini menjadi ujian berat bagi Putri Kusuma Wardani dan kawan-kawan, mengingat kekuatan tim China yang diisi oleh pemain-pemain top dunia seperti Chen Yu Fei dan Wang Zhi Yi di sektor tunggal, serta pasangan ganda peringkat satu dunia Liu Sheng Shu/Tan Ning dan Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian. Pertandingan dapat disaksikan secara langsung melalui platform Vidio.

Siti Fadia Silva Ramadhanti, salah satu andalan ganda putri Indonesia, menyatakan kegembiraan tim setelah melangkah ke semifinal. “Alhamdulillah perasaannya sangat senang karena bisa menyelesaikan pertandingan ini dengan kemenangan. Ini goals kami di tim putri untuk mendapatkan medali dan bisa tercapai. Kami juga excited semifinal lawan China,” ujarnya usai laga melawan Chinese Taipei.

Indonesia menurunkan skuad terkuatnya yang terdiri dari Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi, Febriana Dwipuji Kusuma, Nita Violina Marwah, Meilysa Trias Puspitasari, Mutiara Ayu Puspitasari, Siti Fadia Silva Ramadhanti, Rachel Allessya Rose, Febi Setianingrum, Putri Kusuma Wardani, dan Thalita Ramadhani Wiryawan. Di sisi lain, China menjadi lawan paling ditakuti sepanjang sejarah bulutangkis Asia, dengan reputasi tak terkalahkan di ajang multi-event terbesar benua ini.

Semifinal lainnya di hari yang sama mempertemukan Korea Selatan melawan Jepang di lapangan satu, dengan kickoff yang sama pukul 07.30 WIB. Hasil laga antara Indonesia dan China akan menentukan siapa yang berhak bersaing merebut medali emas, sekaligus menjadi momen bersejarah jika tim putri Indonesia mampu mengalahkan raksasa bulutangkis Asia itu.

Previous articleIndonesia Hadapi Dua Dunia Berbeda di FIFA ASEAN Cup 2026
Next articleBorneo FC Kolaborasi dengan Se’Indonesia untuk Dorong Sepak Bola Indonesia ke Panggung ASEAN