Sumbawanews.com,- Bek Brighton & Hove Albion Pascal Struijk tidak masuk dalam daftar 26 pemain yang dipanggil pelatih Xavi Hernandez untuk menghadapi rangkaian UEFA Nations League 2026/2027, membuka kemungkinan baru bagi Timnas Indonesia untuk merekrutnya. Pemain berusia 27 tahun itu, yang lahir di Deurne, Belgia, pada 11 Agustus 1999, memiliki garis keturunan Indonesia melalui kakek dan neneknya dari Hindia Belanda, namun hingga kini belum pernah tampil untuk tim senior Belanda dalam pertandingan resmi. Meski pernah membela Belanda U-17 dan pernah menyatakan keterikatannya dengan Belanda dan Belgia, regulasi FIFA memungkinkannya untuk berganti tim nasional karena belum pernah bermain di level senior secara resmi. Struijk, yang bergabung dengan Brighton pada Juni 2026 setelah 196 penampilan bersama Leeds United, kini mulai mendapat menit bermain di Premier League, termasuk menjadi starter saat Brighton menghadapi Manchester United pada September 2026. Ia dikenal fleksibel, mampu bermain sebagai bek tengah, bek kiri, atau gelandang bertahan. Hingga kini, belum ada konfirmasi resmi dari PSSI maupun Struijk bahwa ia menerima tawaran untuk membela Timnas Indonesia. Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, telah mengumumkan 23 pemain untuk FIFA ASEAN Cup 2026 yang berlangsung dari 25 September hingga 5 Oktober 2026, dengan lini belakang diisi oleh Elkan Baggott, Justin Hubner, Rizky Ridho, Kevin Diks, Dion Markx, dan Jordi Amat. Peluang Struijk membela Garuda tetap terbuka secara teknis, tetapi keputusan akhirnya masih bergantung pada pilihan pribadi sang pemain.















