Sumbawanews.com,- Pelatih Liverpool, Andoni Iraola, menuntut timnya tampil ganas dan tanpa kompromi saat menghadapi Bournemouth pada matchday kelima Liga Inggris di Stadion Vitality, Minggu (20/9). Pertandingan ini memiliki makna khusus bagi Iraola, yang sebelumnya melatih Bournemouth, namun kini ia berada di sisi berlawanan sebagai arsitek The Reds.
Meski Liverpool belum terkalahkan dalam empat laga terakhir—dengan dua kali clean sheet—hanya satu kemenangan yang diraih, sisanya berakhir imbang. Tekanan pun meningkat menjelang laga ini, terutama setelah Bournemouth menang 3-2 atas Liverpool dalam pertemuan terakhir keduanya di Premier League. Iraola mengakui keakraban dengan mantan anak asuhnya membuat situasi ini unik. “Secara pribadi, saya sangat menantikan untuk bertemu dan memeluk mereka. Mereka adalah para pemain yang saya sayangi, serta staf yang pernah bekerja sama dengan saya dan sangat saya hargai,” ujarnya dikutip dari ESPN.
Namun, ia tegas menegaskan bahwa loyalitasnya kini berada di Anfield. “Saya mendoakan yang terbaik bagi mereka, namun ada sisi lain, dan ini yang paling penting, yaitu kami harus datang ke sana untuk menang dan bermain tanpa ampun, lalu menyimpan segala pembicaraan itu untuk setelah pertandingan usai.” Iraola juga memperingatkan bahwa Bournemouth sangat memahami gaya permainan Liverpool, sehingga pertandingan diprediksi akan berjalan sengit.
Dalam lima pertemuan terakhir di Premier League, Liverpool unggul dengan empat kemenangan dan satu kekalahan—kekalahan itu terjadi di laga terakhir, saat Bournemouth menang 3-2 di kandang sendiri. Kini, Iraola meminta timnya membalas kekalahan itu dengan performa yang lebih tajam dan dominan.















