Sumbawanews.com,- Lamine Yamal, pemain muda Barcelona berusia 19 tahun, mengaku tidak puas dengan performa pribadinya meski berhasil membawa Spanyol meraih gelar juara Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Argentina 1-0 di final. Meski menjadi satu-satunya pencetak gol dan satu-satunya pemberi assist bagi La Furia Roja dalam turnamen tersebut, serta tampil di semua laga, Yamal merasa masih bisa memberikan lebih banyak kontribusi. Cedera paha yang ia alami dua bulan sebelum turnamen tidak menjadi alasan utama ketidakpuasannya, melainkan standar pribadi yang jauh lebih tinggi.
Yamal, yang sebelumnya meraih penghargaan Pemain Muda Terbaik di Euro 2024, menyadari bahwa bagi sebagian besar pemain, satu gol dan satu assist di Piala Dunia adalah pencapaian luar biasa. Namun baginya, itu belum cukup. “Saya tidak pulang dengan perasaan senang setelah memenangkan Piala Dunia, dan itu sama sekali tidak berkaitan dengan cedera. Meskipun saya melakukan banyak hal yang tidak dilihat orang, saya tidak puas dengan diri saya sendiri,” ujarnya seperti dikutip AS. Ia menegaskan, ambisinya untuk tampil di Piala Dunia berikutnya jauh lebih besar daripada kebanggaan atas trofi yang sudah diraih.
Terkait anggapan bahwa kepercayaan dirinya bernada egois, Yamal membantah. Ia memandang keyakinan diri sebagai aset strategis selama tetap sejalan dengan kepentingan tim. “Saya tahu pemain lain mana pun yang tampil seperti saya akan menjalani Piala Dunia yang fantastis, tetapi saya sebenarnya bisa memberikan lebih banyak,” katanya. Dengan semangat yang tak tergoyahkan, pemain berbakat asal Spanyol itu justru menjadikan ketidakpuasan ini sebagai bahan bakar untuk berkembang lebih jauh di masa depan.















