Sumbawanews.com,- Jumlah tentara Amerika Serikat yang tewas dalam konflik dengan Iran sejak Februari 2026 diduga lebih tinggi dari yang diakui resmi oleh Pentagon. Laporan The Washington Post berdasarkan keterangan enam pejabat AS mengungkap sedikitnya 22 personel militer tewas, sementara data publik Pentagon hanya mencatat 18 kematian. Dua nama yang tidak tercatat dalam sistem Defense Casualty Analysis System (DCAS) adalah Mayor Sorffly Davius, yang meninggal di Kuwait pada 6 Maret 2026, dan Sersan Devin Seibel, yang tewas di Irak pada 31 Mei 2026 saat menjalani latihan. Keduanya bertugas dalam operasi militer AS di Timur Tengah—Davius dalam Operation Spartan Shield dan Seibel dalam Operation Inherent Resolve—namun kematian mereka tidak diklasifikasikan sebagai korban konflik dengan Iran. Setidaknya dua personel lain juga diperkirakan tewas namun belum tercantum dalam basis data publik. Pentagon menyatakan penyebab kematian kedua prajurit itu masih dalam penyelidikan. Data resmi Pentagon juga mencatat lebih dari 820 tentara AS terluka sejak konflik meletus.
Home Berita Internasional Pentagon Dianggap Sembunyikan Jumlah Tewasnya Tentara AS dalam Konflik dengan Iran















