Sumbawanews.com,- Pelatih Java United, Fabio Lefundes, menyampaikan kekecewaannya atas keputusan operator liga yang memindahkan laga melawan Persija Jakarta ke Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, pada Sabtu (19/9) malam. Pemindahan ini terpaksa dilakukan karena Persija sedang menjalani sanksi Komdis PSSI yang melarang mereka bertanding di Jakarta, Jawa Barat, dan Banten. Lefundes menegaskan, ketidakhadiran suporter sama sekali tidak memberi keuntungan bagi timnya, bahkan justru menghilangkan atmosfer penting yang memotivasi pemain.
Lefundes, mantan pelatih Borneo FC, mengaku lebih memilih pertandingan berlangsung di kandang Java United, namun menekankan bahwa keputusan lokasi bukanlah wewenangnya. Ia menilai, pihak penyusun jadwal seharusnya sudah memperkirakan kemungkinan perubahan lokasi akibat sanksi yang dihadapi Persija. Meski demikian, ia mengakui Stadion Kapten I Wayan Dipta memiliki fasilitas memadai, sehingga pertandingan tetap bisa berjalan lancar.
Lebih dari itu, Lefundes menyoroti pentingnya “pemain ke-12” — suporter — dalam memberi dorongan psikologis bagi para pemain. Ia menuturkan, para pemainnya selalu merespons positif suasana stadion yang penuh semangat, dan kehilangan itu menjadi kekurangan besar. Ia juga menyesalkan bahwa meski I-League mengizinkan suporter tamu hadir, laga ini tetap digelar tanpa penonton sama sekali. “Pemain selalu menyukai atmosfer stadion yang ramai. Sayang sekali pada pertandingan besok melawan Persija, kami tidak dapat merasakan atmosfer tersebut,” ujarnya.
Laga ini menjadi ujian mental bagi Java United, yang harus beradaptasi dengan kondisi tak biasa, sambil tetap fokus pada target meraih poin di pekan ketiga Super League.















