Sumbawanews.com,- Shin Tae Yong mengungkapkan kekecewaan mendalam menjelang laga Persija Jakarta melawan Java United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, pada Sabtu (19/9). Pertandingan yang seharusnya menjadi laga kandang bagi Macan Kemayoran harus dipindahkan akibat sanksi dari Komdis PSSI, yang melarang Persija menggelar pertandingan di Jakarta, Jawa Barat, dan Banten. Sanksi ini diberikan menyusul aksi tidak sportif sejumlah oknum suporter Persija saat menjamu Persib di Stadion Gelora Bung Karno, termasuk melempar botol, menyusup ke lapangan, dan menyalakan suar. “Ya, sejujurnya hal ini sangat menyedihkan dan sangat disayangkan. Ini adalah pertandingan kandang kami, tetapi kami tidak bisa bermain di kandang sendiri,” kata Shin dalam jumpa pers, Jumat (18/9).
Shin menambahkan, beban emosional itu semakin berat karena tim harus menjalani laga penting jauh dari dukungan langsung The Jakmania. Ia berharap kejadian serupa tidak terulang di masa depan dan memohon doa serta dukungan penuh dari para suporter yang tetap setia dari rumah. “Kami bertekad untuk membalas dukungan tersebut dengan mempersembahkan kemenangan,” ujarnya.
Sanksi yang dijatuhkan Komdis PSSI melalui Surat Keputusan pada Rabu (16/9) mencakup denda sebesar Rp180 juta dan larangan bertanding di kandang hingga batas waktu yang ditentukan. Persija, yang seharusnya menjalani pekan ketiga Super League di Jakarta, terpaksa mencari lokasi alternatif, dan Bali dipilih sebagai tuan rumah sementara. Laga ini menjadi ujian tidak hanya bagi performa tim, tetapi juga bagi citra klub yang berusaha bangkit dari krisis disiplin.















