Sumbawanews.com,- Sebagian pria menghapus bulu mata mereka untuk menciptakan kesan lebih maskulin, sebuah tren yang mulai viral di media sosial pada tahun lalu. Dilansir dari Oddity Central, praktik ini dipicu oleh persepsi bahwa bulu mata panjang terkesan feminin, meski tanpa dasar ilmiah. Bulu mata memiliki fungsi penting melindungi mata dari debu, keringat, partikel kecil, dan sinar UV—sehingga mencukurnya berisiko menyebabkan infeksi, iritasi, dan cedera serius akibat alat tajam yang digunakan dekat mata. Meski bulu mata akan tumbuh kembali, prosesnya memakan waktu berbulan-bulan. Tren ini dianggap salah satu yang paling tidak biasa dalam daftar kebiasaan kecantikan ekstrem global, mengikuti praktik seperti merubah bentuk tengkorak di China atau membentuk bibir seperti tanduk kerbau di Thailand.















