Sumbawanews.com,- Timnas Indonesia menghadapi tantangan berat menjelang FIFA ASEAN Cup 2026, dengan tujuh pemain kunci masih dalam proses pemulihan cedera dan berisiko melewatkan turnamen penting tersebut. Kapten tim Jay Idzes, Marselino Ferdinan, Shayne Pattynama, Sandy Walsh, Doni Tri Pamungkas, Miliano Jonathans, hingga Mees Hilgers semuanya belum dinyatakan siap bermain akibat masalah fisik yang belum sepenuhnya pulih. Kondisi ini memaksa pelatih John Herdman menyusun ulang strategi di tengah keterbatasan pilihan pemain pilar yang biasa menjadi tulang punggung tim di ajang internasional.
Sorotan utama jatuh pada Jay Idzes, yang mengalami cedera otot paha depan saat membela Sassuolo melawan Juventus dalam laga Liga Italia 2026-2027. Pemain berusia 27 tahun itu diprediksi membutuhkan waktu pemulihan hingga delapan minggu, sehingga kemungkinan besar akan absen dari turnamen yang dijadikan target juara oleh PSSI. Di luar Idzes, Marselino Ferdinan masih berjuang mengembalikan kebugaran, sementara Shayne Pattynama dan Doni Tri Pamungkas belum sepenuhnya pulih dari cedera yang menghambat penampilan mereka di level klub. Sandy Walsh, Miliano Jonathans, dan Mees Hilgers juga belum tampil kompetitif sejak awal musim, membuat tim medis tetap memantau perkembangan mereka secara ketat.
Di tengah badai cedera, muncul sedikit angin segar dari Rizky Ridho. Bek tengah Persija Jakarta yang sempat dikhawatirkan mengalami cedera serius usai laga kontra Persib Bandung, kini dinyatakan aman setelah pemeriksaan medis. Ia berpeluang besar masuk dalam skuad akhir Timnas Indonesia untuk ASEAN Cup 2026, menjadi salah satu opsi andalan di lini belakang yang kehilangan Jay Idzes dan pemain-pemain lainnya.
Dengan tujuh pemain utama terancam absen, pelatih John Herdman kini dihadapkan pada dilema strategis: mempercayakan posisi bek tengah kepada Elkan Baggott atau Kevin Diks, atau mengandalkan formasi baru yang lebih fleksibel. Tuntutan untuk meraih gelar juara di ajang ASEAN Cup 2026 semakin berat, mengingat kekuatan lawan seperti Vietnam yang terus menjadi ancaman nyata. Namun, dengan sisa pemain yang tersisa dan semangat tim yang masih tinggi, Timnas Indonesia tetap punya peluang untuk bangkit—meski jalan menuju puncak kini penuh tantangan.















