Sumbawanews.com,- Survei Opera terhadap lebih dari 20 ribu pengguna menunjukkan bahwa 63% pengguna ponsel di Indonesia masih mengandalkan perangkat kelas entry-level hingga mid-range dengan harga di bawah Rp3 juta. Meski spesifikasinya terbatas, perangkat ini harus menangani beragam aktivitas daring—dari pekerjaan hingga media sosial—dengan tantangan utama berupa kinerja lambat dan memori yang cepat penuh. Untuk mengatasi hal ini, Opera menghadirkan lima fitur terintegrasi dalam satu browser ringan yang dirancang untuk memaksimalkan efisiensi tanpa membebani perangkat.
Fitur pertama adalah pemblokir iklan bawaan yang secara otomatis menyaring banner dan elemen tak penting, mempercepat pemuatan halaman web dan menghilangkan gangguan pop-up, terutama bagi 60% pengguna yang sering menonton video pendek. Kedua, layanan VPN gratis terintegrasi menyediakan perlindungan privasi tanpa perlu aplikasi tambahan, dan telah diakses secara aktif oleh 58% pengguna Opera. Ketiga, fitur Data Saver memampatkan data sebelum ditampilkan di layar, mengurangi konsumsi kuota internet secara signifikan tanpa bantuan tools pihak ketiga. Keempat, asisten AI terintegrasi beserta fitur Think Deeper mampu merangkum konten, mencari informasi spesifik, dan menganalisis pertanyaan kompleks dengan dukungan lebih dari 50 bahasa. Terakhir, personalisasi tampilan memungkinkan pengguna menyesuaikan tata letak dan widget sesuai preferensi, menciptakan pengalaman menjelajah yang nyaman dan intuitif.
Dengan kelima fitur ini, Opera menyatukan fungsi-fungsi penting dalam satu aplikasi ringan, sehingga pengguna perangkat terjangkau tidak perlu mengunduh berbagai aplikasi tambahan. Hasilnya, performa ponsel kelas menengah ke bawah tetap optimal untuk mendukung produktivitas sehari-hari.















