Sumbawanews.com,- Lionel Messi secara resmi mengumumkan pensiun dari tim nasional Argentina pada 31 Agustus lalu, dan akan menggelar laga perpisahan melawan Benin pada 6 Oktober mendatang. Pertandingan itu menjadi satu-satunya laga di rangkaian FIFA Matchday September-Oktober di mana Messi akan tampil, setelah sebelumnya Argentina menjalani laga kontra Bolivia (30 September) dan Burkina Faso (3 Oktober). Messi, yang debut bersama timnas pada 2005, menutup karier internasionalnya setelah 19 tahun mengenakan kostum biru-putih, setelah membawa Argentina meraih gelar Piala Dunia 2022 dan Copa America 2024.
Meski awal karier bersama timnas dipenuhi kegagalan—termasuk finis runner-up di Copa America 2007, 2015, 2016, dan Piala Dunia 2014—Messi bangkit di pengujung karier. Di usia 34 tahun, ia akhirnya memenangkan Copa America 2021, Finalissima 2022, Piala Dunia 2022, dan terakhir Copa America 2024, mengubah stigma sebagai “pemain gagal di timnas” menjadi legenda yang membawa Argentina kembali ke puncak dunia. Dengan 125 gol dari 207 penampilan, Messi menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah timnas Argentina, jauh mengungguli Gabriel Batistuta yang mencatat 56 gol.
Laga melawan Benin dijadwalkan sebagai momen penghormatan resmi bagi Messi oleh suporter dan federasi sepak bola Argentina, menutup babak epik seorang legenda yang mengubah sejarah sepak bola negaranya.














