Sumbawanews.com,- Persiapan Timnas Bangladesh untuk menghadapi FIFA ASEAN Cup 2026 terganggu akibat benturan antara pemusatan latihan tim nasional dan dimulainya kompetisi liga domestik musim 2026/2027. Pemusatan latihan yang dimulai sejak 27 Agustus 2026 di Dhaka, di bawah arahan pelatih Thomas Dooley, kini dihadapkan pada tuntutan 10 dari 13 klub peserta liga untuk segera mengembalikan pemain mereka. Klub paling vokal, Mohammedan SC, mengirim surat resmi kepada Federasi Sepak Bola Bangladesh (BFF) pada Senin (14/9/2026), meminta sembilan pemainnya—Sujon Hossain, Anisur Rahman Zico, Rahmat Mia, Saad Uddin, Shakil Ahad Topu, Faisal Ahmed Fahim, Saurav Dewan, Sohel Rana, dan Shahriar Emon—segera kembali pada Selasa (15/9/2026), karena liga akan dimulai hanya empat hari kemudian pada 18 September. Meski mengakui kewajiban melepas pemain sesuai regulasi FIFA, Mohammedan SC menekankan kebutuhan mendesak untuk memulai persiapan tim menjelang kompetisi domestik. Situasi ini menjadi tantangan besar bagi Dooley, yang harus menyusun strategi tim dalam kondisi ketidakpastian, mengingat Bangladesh tergabung di Grup A bersama Indonesia, Malaysia, dan Singapura, dengan laga pembuka melawan Timnas Indonesia dijadwalkan pada 1 Oktober 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
Home Berita Olah Raga Bangladesh Terjebak Konflik Jadwal Jelang Hadapi Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026















