Sumbawanews.com,- Pelatih timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, memperkenalkan trio lini serang mematikan yang siap mengancam pertahanan lawan di FIFA ASEAN Cup 2026: Bergson da Silva, Arif Aiman, dan Faisal Halim. Kehadiran Bergson, pemain asal Brasil yang baru saja resmi memperoleh paspor Malaysia, menjadi kunci utama perubahan strategis Harimau Malaya, terutama setelah bertahun-tahun kesulitan mencetak gol secara klinis di sepertiga akhir lapangan. Bergson, yang bermain untuk Johor Darul Ta’zim, digadang-gadang sebagai ujung tombak yang akan mengubah wajah serangan Malaysia, bersama Arif Aiman—rekan satu timnya di JDT—yang diyakini memiliki chemistry alami di atas lapangan.
Cheng Hoe menegaskan bahwa meski Bergson dan Arif Aiman sudah saling memahami gerak-gerik karena bermain bersama di klub, Faisal Halim masih membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan ritme dan pola pergerakan duo itu. “Anda butuh waktu untuk membangun chemistry intuitif semacam itu di lapangan. Hal itu tidak akan terjadi secara instan,” ujar pelatih berusia 58 tahun itu. Di sisi lain, kekuatan Malaysia tak hanya terletak pada serangan. Pemain bertahan Brad Tapp, 25 tahun, juga resmi menjadi warga negara Malaysia bersamaan dengan naturalisasi Bergson. Bek tengah yang pernah membela JDT itu dinilai Cheng Hoe akan memberikan stabilitas fisik dan disiplin yang dibutuhkan lini belakang, meski masih baru di kancah sepak bola nasional.
Malaysia akan memulai misi di ASEAN Cup 2026 dengan laga pembuka melawan Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Jumat, 25 September. Tiga hari kemudian, pada Senin, 28 September, Harimau Malaya akan menghadapi tuan rumah Timnas Indonesia di venue yang sama, dalam laga yang diprediksi bakal menjadi ujian berat sekaligus momen penting bagi kebangkitan tim asuhan Cheng Hoe.















