Sumbawanews.com,- Mantan bek Manchester United, Jaap Stam, mengkritik empat pemain utama tim — Bruno Fernandes, Marcus Rashford, Bryan Mbeumo, dan Matheus Cunha — setelah timnya kalah 0-1 dari Manchester City dalam laga pekan keempat Liga Inggris, akhir pekan lalu. Meski City bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-23 setelah Phil Foden mendapat kartu merah, MU gagal memanfaatkan keunggulan numerik selama lebih dari satu jam. Stam menilai keempat pemain tersebut terlalu pasif, hanya berjalan-jalan tanpa memberi kontribusi defensif, padahal menurutnya kemenangan bukan hanya soal serangan, tapi kerja sama 11 pemain yang saling mendukung. Ia menekankan bahwa saat menghadapi lawan yang kekurangan satu pemain, tim harus agresif, turun membantu pertahanan, merebut bola, dan mempertahankan penguasaan untuk menciptakan peluang.
Stam menegaskan bahwa masalah MU bukan hanya pada gol kontroversial Erling Haaland, melainkan pada sikap dan intensitas tim secara keseluruhan. Menurutnya, bahkan melawan tim sekelas City yang kehilangan satu pemain, MU seharusnya mampu menekan terus-menerus, bahkan memaksa para penyerangnya turun membantu pertahanan. Kegagalan ini, kata Stam, mencerminkan kurangnya mentalitas juara dan disiplin taktis yang harus segera diperbaiki.















