Sumbawanews.com,- Real Madrid masih menghadapi masalah konsisten di lini depan, di mana para penyerang dinilai enggan membantu tekanan pertahanan, menyebabkan ketidakstabilan di belakang. Meski berada di peringkat kedua Liga Spanyol dengan 12 poin dari lima laga—empat menang, satu kalah—kelemahan ini terus menjadi sorotan, terutama setelah kemenangan 4-1 atas Rayo Vallecano di Santiago Bernabeu. Mantan kiper Timnas Spanyol, Santiago Canizares, menyoroti sikap Vinicius Jr dan Kylian Mbappe yang kerap mengabaikan pressing saat tidak menguasai bola, menciptakan celah besar di tengah lapangan. “Saat tidak menguasai bola, kinerja para penyerang mereka sangat buruk. Sikap itu menular. Pemain yang satu melihat pemain lainnya, lalu berpikir, ‘Ah, kalau dia saja tidak bergerak, ya saya juga tidak perlu bergerak’. Tim pun jadi kacau; para gelandang terpaksa turun ke belakang untuk membantu pertahanan, sehingga tim lawan mana pun bisa menciptakan peluang saat menghadapi Real Madrid,” ujar Canizares. Ia memperingatkan bahwa jika masalah ini tidak diperbaiki secara konsisten sepanjang musim, tim akan kesulitan menjalankan taktik bertahan saat dibutuhkan paling kritis. Madrid kini tertinggal tiga poin dari Barcelona yang masih sempurna di lima laga pertama.















