Sumbawanews.com,- Pada pertandingan Derby Manchester di Old Trafford, Minggu, 13 September 2026, gol tunggal Erling Haaland yang membawa Manchester City menang 1-0 atas Manchester United resmi dinyatakan tidak sah oleh Pro Ref, badan pengawas wasit Premier League. Keputusan itu diambil setelah peninjauan ulang menunjukkan bahwa Enzo Fernandez, gelandang City, berada dalam posisi offside dan mengganggu permainan bek United, Lisandro Martinez, meski tidak menyentuh bola. Tim VAR, yang dipimpin Matt Donohue dan dibantu Blake Antrobus, gagal mengidentifikasi pelanggaran ini, sehingga gol tetap disahkan padahal seharusnya dibatalkan.
Pro Ref secara eksplisit mengakui adanya “kesalahan penilaian” dalam proses peninjauan VAR. Menurut pernyataan resmi, meskipun Haaland berada onside, keberadaan Fernandez yang offside memengaruhi pergerakan Martinez dan mengganggu alur pertahanan United—kondisi yang secara jelas melanggar aturan offside modern. Tim VAR seharusnya merekomendasikan wasit utama Michael Oliver untuk meninjau ulang keputusan di monitor lapangan, tetapi tidak melakukannya. Akibatnya, Donohue dan Antrobus langsung ditarik dari semua tugas pertandingan Premier League hingga setelah jeda internasional.
Sanksi ini diambil langsung oleh Chief Refereeing Officer Pro Ref, Howard Webb, dan tim eksekutifnya. Sementara itu, wasit utama Michael Oliver beserta asisten Stuart Burt, Tim Wood, dan ofisial keempat Paul Tierney tetap mendapat penugasan berikutnya, karena kesalahan murni berasal dari tim VAR. Manchester United telah menerima permintaan maaf resmi dari Pro Ref atas kekeliruan tersebut.
Kontroversi ini memicu reaksi keras dari kalangan pengamat dan mantan pemain. Manajer Manchester United, Michael Carrick, menyebut keputusan itu “mengejutkan dan mengkhawatirkan”. Sementara Gary Neville dan Jamie Carragher menyampaikan kebingungan mereka atas ketidakjelasan penerapan aturan offside dalam situasi seperti ini. Ini bukan kali pertama Matt Donohue terlibat dalam skandal bersama Manchester United—ia sebelumnya menjadi ofisial keempat saat Harry Maguire diduga mengucapkan kata-kata kasar kepadanya pada Maret 2026.















