Sumbawanews.com,- Di tengah upaya memperluas pemanfaatan energi terbarukan, Direktur Panas Bumi Ditjen EBTKE Kementerian ESDM Priatin Hadi Wijaya meluncurkan inisiatif unik: memperkenalkan energi panas bumi melalui sepak bola. Inisiatif ini digagas dalam Indonesia Sports Summit 2026 di Jakarta Convention Center, Minggu, 13 September 2026, dengan kolaborasi antara Ditjen EBTKE dan Kemenpora, serta dukungan penuh dari Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir sebagai Ketua Umum PSSI. Indonesia, yang memiliki potensi energi panas bumi terbesar kedua di dunia menurut BRIN, baru memanfaatkan sebagian kecil dari sumber daya ini—dengan 19 Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) tersebar di kota-kota kecil yang menjadi titik awal program edukasi dan pencarian bakat.
Program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan energi bersih, tetapi juga memanfaatkan popularitas sepak bola untuk menjangkau generasi muda. Melalui kegiatan coaching clinic, pencarian bakat, dan kehadiran mantan pemain Timnas Indonesia seperti Ilham Jaya Kesuma, Zulham Zamrun, dan Syamsir Alam, pemerintah berupaya membangun semangat kebanggaan lokal sekaligus memperkenalkan PLTP sebagai bagian dari identitas daerah. Sekretaris Jenderal Dewan Energi Nasional Dadan Kusdiana menegaskan, pengembangan energi terbarukan adalah tanggung jawab jangka panjang yang harus diawalai sekarang, karena yang akan menikmatinya adalah generasi mendatang. Syamsir Alam menambahkan, sinergi antara panas bumi dan sepak bola adalah warisan berharga untuk anak cucu—di mana energi bersih dan olahraga menjadi dua pilar pembangunan berkelanjutan.
Dengan 19 PLTP yang tersebar dari Sumatera hingga Papua, program ini menawarkan model baru: bukan hanya membangun infrastruktur energi, tetapi juga membangun kesadaran sosial melalui budaya yang sudah melekat di hati rakyat Indonesia—sepak bola.















