Home Berita Nasional Jangan Ngaku Dekat Alquran tapi Korupsi, Tegas Menag di MTQ Nasional

Jangan Ngaku Dekat Alquran tapi Korupsi, Tegas Menag di MTQ Nasional

Sumbawanews.com,- Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa kehadiran Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI di Semarang bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi momentum untuk menyatukan keberagaman Nusantara melalui nilai-nilai Alquran. Dalam sambutannya, ia mengingatkan para peserta dan seluruh masyarakat agar tidak hanya mengaku dekat dengan kitab suci, tetapi justru melanggar prinsip kejujuran dan amanah dalam kehidupan berbangsa, terutama dalam tindakan korupsi.

Nasaruddin menekankan bahwa MTQ sebagai pesta rakyat terbesar di Indonesia membawa pesan inklusivitas, termasuk melalui cabang ekshibisi Alquran bagi penyandang disabilitas tuli dan penggunaan mushaf isyarat. Ia menegaskan, Alquran adalah petunjuk bagi semua manusia tanpa terkecuali—tidak boleh ada yang terhalang mempelajarinya karena faktor fisik, sosial, ekonomi, maupun geografis. Ia berharap bacaan Alquran tidak berhenti pada hafalan, tetapi menyentuh tindakan nyata, pengetahuan menjadi keteladanan, dan pemahaman mengantarkan manusia kembali ke kampung halaman rohaninya.

Nilai-nilai Qurani, lanjutnya, harus hidup dalam setiap ruang kehidupan: dalam keluarga lewat kasih sayang, tanggung jawab, dan musyawarah; dalam lingkungan kerja melalui amanah, kedisiplinan, profesionalisme, dan pelayanan yang adil. Alquran, kata dia, diturunkan bukan hanya untuk dibaca, tetapi untuk diamalkan—sebagai undangan sekaligus tiket untuk kembali ke kehidupan yang sejati.

Previous articlePaus Sperma Betina Terdampar di Ternate, KKP Lakukan Penguburan Terkoordinasi
Next articleIndonesia Siap Sambut Malaysia dan Tim ASEAN dengan Tangan Terbuka di FIFA ASEAN Cup 2026