Sumbawanews.com,- Pembalap Honda Team Asia, Veda Ega Pratama, kini dikejar ketat oleh Hakim Danish di klasemen Moto3 2026 usai balapan Moto3 San Marino yang berlangsung di Sirkuit Misano, Minggu (13/9). Veda Ega finis ke-18 dan gagal meraih poin, tetap bertahan di posisi ketujuh dengan 97 poin, sementara Hakim Danish yang start dari posisi ke-18 berhasil naik enam peringkat ke posisi ke-12, mengumpulkan 4 poin dan memperkecil selisih menjadi hanya 4 angka.
Kemenangan dalam balapan tersebut diraih Maximo Quiles dari tim Aspar, yang menyalip pemimpin sementara David Almansa di tikungan terakhir. Quiles yang start dari posisi kelima berhasil memanfaatkan keunggulan jalur dalam untuk melewati Almansa yang memulai balapan dari pole position, lalu mempertahankan posisinya hingga garis finis. Kemenangan ini mengukuhkan Quiles di puncak klasemen dengan 281 poin. Almansa yang finis kedua mengumpulkan 20 poin, naik ke posisi kedua dengan 174 poin, menggeser Alvaro Carpe yang finis ke-17 dan gagal meraih poin, turun ke posisi ketiga dengan 159 poin.
Brian Uriarte dari tim Red Bull KTM meraih podium ketiga, memperkuat posisinya di peringkat empat dengan 154 poin, hanya selisih lima angka dari Carpe. Di tengah klasemen, Marco Morelli (138 poin) dan Valentin Perrone (114 poin) masing-masing menempati posisi lima dan enam. Di luar jajaran top 10, Matteo Bertelle (84 poin) dan Rico Salmela (70 poin) menjadi pembalap terakhir yang masih mempertahankan posisi di 10 besar.
Persaingan di kelas Moto3 2026 semakin sengit menjelang akhir musim, terutama di papan tengah, di mana setiap poin bisa menentukan nasib juara. Performa luar biasa Hakim Danish yang bangkit dari posisi ke-18 menjadi bukti bahwa balapan di Misano bukan hanya soal kecepatan, tapi juga strategi dan ketahanan mental.















