Sumbawanews.com,- PSS Sleman gagal meraih poin dalam laga kandang perdana BRI Super League 2026/2027 setelah dikalahkan Madura United 1-3 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (12/9/2026) sore. Gol-gol Madura United dicetak oleh Dimitar Mitkov pada menit ke-45 dan 67′, serta Danilo Santacruz pada menit ke-47. Satu-satunya balasan tuan rumah datang dari tandukan Matheus Fornazari di menit ke-85. Dengan hasil ini, PSS Sleman hanya mengumpulkan satu poin dari dua laga awal dan terpuruk di peringkat ke-15 klasemen sementara.
Pelatih PSS Sleman, Pieter Huistra, mengaku kecewa dengan hasil yang didapat di hadapan publik sendiri. Ia menilai timnya sempat menguasai jalannya pertandingan hingga menjelang jeda, namun kebobolan lewat tembakan jarak jauh yang tak terduga pada menit ke-45. “Babak pertama kami bermain cukup memegang kendali. Madura sepertinya tidak memiliki peluang sama sekali sampai di menit-menit akhir, lalu sebuah tembakan dari jarak 30 atau 50 meter masuk ke gawang,” ujar Huistra. Di babak kedua, kebobolan cepat setelah jeda kembali menjadi masalah utama. “Itu adalah sesuatu yang harus kami perbaiki,” tegasnya.
Meski demikian, Huistra memuji semangat para pemain dan dukungan suporter yang tetap berdiri hingga akhir laga. Ia mengakui tim memiliki beberapa peluang emas yang gagal dimanfaatkan. “Kami semua sepakat bahwa hasil ini mengecewakan. Kami harus berbuat lebih baik,” tambahnya.
Winger PSS Sleman, Riko Simanjuntak, turut menyampaikan kekecewaan yang sama. Ia menegaskan bahwa para pemain telah berjuang keras dan mengontrol permainan, tetapi keberuntungan tidak berpihak. “Kita berjuang di babak pertama dan kedua, bisa dilihat kita mengontrol pertandingan, cuma keberuntungan menurut saya yang tidak berpihak buat tim kita,” ucap Riko. Ia menekankan pentingnya segera melupakan dua hasil awal yang buruk dan fokus pada laga berikutnya. “Kita enggak bisa larut di dua pertandingan kita belum dapat hasil karena ini masih awal. Masih banyak pertandingan ke depan yang harus kita pikirkan untuk bisa mengubah situasi ini.”
Dengan kekalahan ini, tekanan semakin meningkat bagi PSS Sleman yang harus segera bangkit jika ingin menghindari jurang klasemen di awal musim.















