Home Berita Olah Raga Persijap Jepara Bertahan di Kandang Hadapi Borneo FC yang Mencari Balas Dendam

Persijap Jepara Bertahan di Kandang Hadapi Borneo FC yang Mencari Balas Dendam

Sumbawanews.com,- Persijap Jepara menjamu Borneo FC di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, pada pekan kedua BRI Super League 2026/2027, dalam laga krusial untuk mengatasi start buruk di awal musim. Kedua tim sama-sama kalah di laga pembuka: Persijap takluk 0-2 dari Madura United, sementara Borneo FC dikalahkan 0-1 oleh Persija Jakarta. Poin dari laga ini menjadi kunci penting bagi kedua tim untuk bangkit dari zona bawah klasemen.

Persijap memperkuat lini serang dengan dua rekrutan baru, Weyderson Denilson dan Vasko Kalezic, yang keduanya berposisi sebagai winger kanan dan kiri. Kehadiran mereka diharapkan menambah dimensi serangan tim asuhan Juan Cortes, yang sebelumnya menurunkan sembilan pemain asing di laga perdana. Sementara itu, Borneo FC tampil lebih agresif dalam laga pembuka meski kalah, dengan melepaskan 17 tembakan—sembilan di antaranya mengarah ke gawang—namun gagal memanfaatkan peluang karena kurangnya ketajaman. Juan Felipe Villa, sang kreator utama, menjadi harapan utama untuk mengubah keadaan.

Susunan pemain Persijap Jepara: Sendri Johansyah; Buyung Ismu, Samuel Ofori, Jose Luis Espinosa Arroyo, Marcos Blasco; Rakhmatsho Rakhmatzoda, Tegar Infantrie, Jose Antonio Ruiz Lopez; Yaya Sogodogo, Juan Douglas, Ambrizal Umanailo. Pelatih: Juan Cortes.

Susunan pemain Borneo FC: Aldo Geraldo Monteiro; Komang Teguh, Christian Lima da Silva, Iago Mendonca, Reva Adi; Gabriel Oliveira, Aditya Warman; Redzuan Fachgi, Juan Felipe Villa, Kablan Davy N’Goma; Moussa Diarra. Pelatih: Mauro Jeronimo.

Laga ini menjadi ujian strategi dan ketahanan mental kedua tim, dengan Persijap berusaha memanfaatkan dukungan publik kandang, sementara Borneo FC berambisi membuktikan bahwa performa mereka lebih baik dari hasil akhir laga sebelumnya.

Previous articleIvan Mamut Berpeluang Debut Lawan Persib, Shin Tae Yong Masih Ragu
Next articleGempa Dalam di Kepulauan Seribu Rasakan Getaran Hingga Yogyakarta