Sumbawanews.com,- Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, menegaskan tekad kuatnya untuk mengakhiri rekor buruk timnya yang belum menang atas Persib Bandung selama tiga tahun terakhir. Duel klasik “El Clasico Indonesia” antara Persija dan Persib akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Sabtu, 12 September 2026, pukul 15.30 WIB, dalam lanjutan pekan kedua Liga Super 2026-2027. Shin mengaku baru mengetahui fakta bahwa Macan Kemayoran tak pernah menang atas Maung Bandung sejak 2023, namun ia yakin tren itu bisa dipecahkan.
Kesuksesan Persija memutus rekor delapan tahun tanpa kemenangan tandang saat mengalahkan Borneo FC 1-0 pekan lalu menjadi modal psikologis besar bagi Shin. Ia melihat kemenangan itu sebagai bukti bahwa timnya mampu mengatasi tekanan sejarah. “Saya memang baru pertama kali dengar (Persija tak pernah menang atas Persib selama tiga tahun),” ujar Shin dalam konferensi pers, Jumat (11/9/2026). “Tapi setelah kemarin menang di kandang Borneo—yang juga delapan tahun tak menang di sana—saya jadi lebih yakin bahwa ini bisa terulang.”
Shin menekankan komitmennya untuk memenuhi harapan The Jakmania, suporter setia Persija yang menuntut kemenangan dalam laga ini. Ia menyebut kekalahan beruntun terhadap Persib sejak 2023—ketika Persija terakhir kali menang 2-0—sebagai tantangan yang harus dijawab dengan performa terbaik. “Dengan mendengar ini, saya jadi lebih teguh. Saya harus mempersiapkan tim lebih baik dan lebih kuat,” kata Shin. “Dan saya memiliki komitmen untuk memenangkan pertandingan besok.”
Laga ini bukan sekadar soal poin, tapi juga soal harga diri. Persija yang tampil percaya diri pasca kemenangan tandang, akan menghadapi Persib yang juga berambisi mempertahankan dominasi mereka dalam derbi nasional. Dengan dukungan penuh suporter di SUGBK dan keyakinan pelatih asal Korea Selatan itu, seluruh mata sepak bola Indonesia kini tertuju pada pertandingan yang bisa mengubah sejarah rivalitas abadi ini.














