Sumbawanews.com,- Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, menuntut perlakuan adil jelang laga kontra Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Sabtu, 12 September 2026, pukul 15.00 WIB. Ia menegaskan bahwa jika Persija tidak diperbolehkan bermain di kandang karena belum dikeluarkannya izin keramaian dari Polda Metro Jaya, maka Persib pun tidak boleh menjalani laga kandang di Bandung. Shin menilai, keputusan semacam itu akan melanggar prinsip fair play dalam olahraga, dan kedua tim harus menghadapi kondisi yang setara.
Hingga Selasa, 8 September 2026, izin keramaian untuk laga panas tersebut belum diterbitkan, meski pertandingan tinggal empat hari lagi. Shin menyatakan kekecewaannya atas ketidakjelasan ini, karena sejak awal jadwal menempatkan laga ini sebagai pertandingan kandang Persija di SUGBK. “Selama ini saya melihat jadwalnya sebagai pertandingan kandang di SUGBK. Jadi, kalau kemudian terjadi perubahan, tentu akan menjadi persoalan,” ujarnya usai latihan di Depok. Ia menekankan bahwa keuntungan tak boleh diberikan kepada salah satu pihak, dan semangat olahraga harus dijunjung tinggi.
Persija sendiri tengah menjalani tren positif setelah menang 1-0 atas Borneo FC di laga sebelumnya. Shin menargetkan kemenangan penuh melawan Persib untuk mempertahankan momentum itu. Sementara itu, panitia Persija telah mengimbau The Jakmania untuk menjaga ketertiban saat menyaksikan laga, meski lokasi pertandingan masih menunggu kepastian resmi. Tiga pemain Persija diketahui mengalami cedera, namun Pratama Arhan telah kembali ke tim.
Laga ini menjadi matchday 2 Liga Super 2026-2027, dan menjadi salah satu derbi terpanas dalam kalender sepak bola Indonesia.















