Sumbawanews.com,- Kylian Mbappe menyatakan keyakinannya untuk memenangkan Ballon d’Or 2024 dan secara terbuka memilih dirinya sendiri sebagai pemain terbaik dunia, sebuah pernyataan yang memicu kritik tajam dari legenda Timnas Prancis, Christophe Dugarry. Pernyataan Mbappe itu muncul menjelang laga Real Madrid melawan Inter Milan di Liga Champions, setelah ia mencatatkan 42 gol dalam 44 penampilan musim lalu dan finis di posisi ketiga Ballon d’Or 2023 di belakang Lionel Messi dan Erling Haaland. Saat ditanya siapa pemain yang ia pilih untuk penghargaan tertinggi sepak bola dunia itu, Mbappe menjawab: “Diri saya sendiri.” Ia menambahkan bahwa ia memahami jika pemilih memiliki pilihan berbeda, dan menegaskan bahwa memenangkan Ballon d’Or bukanlah “pencurian” berdasarkan argumen performanya.
Dugarry, juara Piala Dunia 1998 bersama Prancis, menyebut pernyataan Mbappe sebagai “kekanak-kanakan dan menyedihkan,” terutama karena ia menjabat sebagai kapten Timnas Prancis. Menurut Dugarry, seorang pemimpin seharusnya lebih fokus pada keberhasilan tim, bukan penghargaan individu. “Tidak ada yang hebat dari meminta penghargaan itu, terutama sebagai kapten tim nasional,” ujarnya. Ia pun mengkritik tren modern sepak bola yang dinilainya semakin individualistis, mengabaikan nilai kebersamaan dan keberhasilan kolektif. “Daripada membicarakan diri sendiri, seharusnya Anda bicara tentang tim, berbagi kesuksesan, dan trofi yang belum diraih bersama,” tegas Dugarry.
Mbappe, yang kini berusia 27 tahun dan menjadi salah satu kandidat terkuat Ballon d’Or 2024, tidak menyangkal ambisinya. Dalam wawancara dengan France Football, ia mengaku memiliki “firasat” bisa memenangkan penghargaan tersebut tahun ini. Ia menegaskan bahwa keyakinannya bukanlah sombong, melainkan hasil dari konsistensi performa bersama Real Madrid—klub yang ia sebut sebagai “yang terbaik di dunia.” Meski tak pernah memenangkan Ballon d’Or, pencapaian musim lalu dan peran kunci dalam lini depan Madrid membuat namanya tetap menjadi sorotan utama dalam daftar calon pemenang, bersaing dengan nama-nama seperti Harry Kane, Lionel Messi, dan Lamine Yamal.
Pengumuman pemenang Ballon d’Or 2024 akan diumumkan di London, dan semua mata kini tertuju pada apakah Mbappe akan mampu mengubah firasatnya menjadi kenyataan—atau justru menjadi bahan perdebatan yang memperdalam perbedaan filosofi antara individualisme dan kebersamaan di dunia sepak bola modern.















