Sumbawanews.com,- Manchester United tampil dalam pertandingan ke-300 mereka di Liga Champions saat menjamu klub debutan Sabah di Old Trafford, Kamis (10/9/2026) pukul 02.00 WIB. Laga ini menandai kembalinya Setan Merah ke kompetisi antarklub Eropa setelah absen dua musim terakhir, sekaligus menjadikan mereka klub Inggris pertama dan klub keenam sepanjang sejarah yang mencapai angka tersebut. Sabah, tim asal Azerbaijan, menjalani debut resmi mereka di fase grup Liga Champions setelah melewati empat babak kualifikasi, termasuk mengalahkan The New Saints, KuPS, Aarhus, dan Hapoel Be’er Sheva.
Dengan pencapaian ini, MU menjadi salah satu klub paling berpengalaman dalam sejarah kompetisi, dengan 26 penampilan di Liga Champions—rekor terbanyak di antara klub Inggris. Setan Merah juga telah tiga kali menjadi juara, dengan gelar terakhir diraih pada 2008. Di peringkat klasemen semua waktu, MU berada di posisi keenam dengan 299 penampilan sebelum laga ini, dan kini resmi melampaui batas 300 pertandingan. Real Madrid memimpin daftar dengan 517 penampilan, diikuti Bayern Munich (422) dan Barcelona (375).
Sementara itu, Sabah menjadi tim pertama dari Azerbaijan yang tampil di fase grup Liga Champions sejak kompetisi ini berubah format menjadi liga grup pada 1992. Kehadiran mereka di Old Trafford menciptakan kontras dramatis: satu sisi, legenda sepak bola Eropa yang telah mengukir sejarah selama puluhan tahun; di sisi lain, tim baru yang baru saja menembus puncak panggung Eropa setelah perjalanan kualifikasi yang penuh perjuangan.
Laga ini bukan sekadar pertandingan pembuka musim 2026/27, tapi momen bersejarah bagi dua klub dengan cerita yang sama sekali berbeda—di mana pengalaman bertemu debut, dan sejarah bertemu harapan.















