Sumbawanews.com,- PSSI meminta perwakilan suporter Persib Bandung (Bobotoh) hadir langsung menyaksikan laga Persija Jakarta vs Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Sabtu, 12 September 2026, pukul 15.30 WIB. Permintaan ini disampaikan Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi sebagai bagian dari upaya menunjukkan bahwa rivalitas kedua kubu bisa berjalan tanpa konflik, bahkan menjadi momentum persatuan. Dalam pertandingan yang menjadi bagian dari lanjutan Liga Super 2026/2027 ini, PSSI menerapkan aturan baru yang memperbolehkan suporter tamu hadir di kandang lawan, sehingga kehadiran Bobotoh di GBK dianggap sebagai simbol positif.
Yunus Nusi menekankan bahwa rivalitas antara Persija dan Persib tidak harus berubah menjadi permusuhan. Ia berharap sejumlah perwakilan Bobotoh datang ke stadion, mengenakan pakaian berwarna biru, dan bersama suporter Persija melakukan aksi berangkulan di lapangan sebagai bentuk penghormatan terhadap semangat sepak bola yang sehat. “Saya berharap demikian, ada beberapa perwakilan yang datang untuk bersama-sama berangkulan, berputar di lapangan menyampaikan bahwa tidak ada rivalitas yang negatif di antara suporter Persib Bandung dan Persija Jakarta,” ujar Yunus kepada awak media pada Jumat, 4 September 2026.
Ia menambahkan, kehadiran suporter seharusnya menjadi bagian dari kegembiraan, bukan sumber konflik. “Untuk apa bermusuhan, ribut, toh kita hanya untuk menyenangkan diri mau nonton sepak bola, mau nonton tim kita, ayo kita bangun kebersamaan ini,” tegasnya. Pernyataan ini menjadi seruan terbuka bagi seluruh pihak untuk menjadikan stadion sebagai ruang kebanggaan, bukan medan pertikaian.
Di sisi lain, mantan pemain Timnas Indonesia Greg Nwokolo mempertanyakan kualitas rumput di Stadion GBLA usai pertandingan Persib vs PSM pada 8 September 2026. Ia menyoroti proses perbaikan lapangan yang tampak tidak optimal dan mempertanyakan pihak yang menyetujui kondisi tersebut, meski isu ini tidak terkait langsung dengan laga Persija vs Persib di GBK.















