Sumbawanews.com,- Setelah bermain imbang 1-1 melawan Bhayangkara FC di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, pada Sabtu, 5 September 2026, tim Persebaya Surabaya terpaksa menempuh perjalanan pulang darat akibat erupsi Gunung Anak Krakatau yang mengganggu jadwal penerbangan dari Bandara Raden Inten. Skuad yang dipimpin kapten Francisco Rivera harus menyeberang dari Pelabuhan Bakauheni ke Merak, Banten, sebelum melanjutkan perjalanan dengan bus menuju Surabaya. Pengalaman tak terduga ini membuat Rivera, pemain asal Meksiko berusia 31 tahun, lebih memahami betapa beratnya perjuangan Bonek yang rela menempuh jarak jauh demi mendukung tim di mana pun mereka bertanding. “Ini merupakan pengalaman baru bagi saya bepergian ke Surabaya dengan cara seperti ini. Kami jadi memahami suporter telah meluangkan waktu untuk memberikan dukungan kepada kami dengan cara seperti ini,” ujar Rivera, dikutip dari laman resmi Persebaya pada Senin, 7 September 2026. Ia pun berharap perjalanan pulang berjalan lancar agar tim bisa segera bersiap menghadapi laga pekan kedua Super League 2026-2027 melawan PSIM Yogyakarta di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu, 13 September 2026.















