Home Berita Olah Raga Chelsea Memantau Ketat Conrad Harder di Strasbourg, Bagian dari Strategi BlueCo

Chelsea Memantau Ketat Conrad Harder di Strasbourg, Bagian dari Strategi BlueCo

Sumbawanews.com,- Chelsea diketahui sedang memantau perkembangan penyerang muda Conrad Harder, yang kini bermain di Strasbourg atas status pinjaman dari RB Leipzig. Pemain berusia 21 tahun itu bergabung dengan tim Ligue 1 tersebut pada akhir musim panas 2025, dalam kesepakatan satu musim tanpa opsi beli, sehingga kontraknya tetap berada di tangan RB Leipzig hingga Juni 2030. Pemantauan intensif ini dimungkinkan karena keterkaitan kepemilikan antara Chelsea dan Strasbourg melalui entitas BlueCo, yang memungkinkan tim asal London untuk mengamati perkembangan Harder dalam lingkungan yang familiar.

Harder direkrut RB Leipzig dari Sporting Lisbon pada musim panas 2025 dengan nilai transfer sekitar €24 juta, namun performanya di Bundesliga belum memenuhi ekspektasi—hanya mencetak empat gol dari 34 penampilan di semua kompetisi. Kondisi ini menjadi alasan utama pihak Leipzig melepaskannya demi mendapatkan menit bermain reguler. Kedatangannya ke Strasbourg juga dipengaruhi oleh kepergian Emanuel Emegha ke Chelsea dan cedera Joaquin Panichelli, yang membuka ruang bagi Harder untuk tampil sebagai ujung tombak.

Minat Chelsea terhadap Harder bukanlah hal baru. Klub ini telah mengawasi perkembangannya sejak masa-masa awalnya di Nordsjælland, lalu saat ia berpindah ke Sporting Lisbon pada September 2024. Di Portugal, Harder mencatatkan 13 gol dan 10 assist dalam 54 penampilan, menarik perhatian tidak hanya Chelsea, tetapi juga Leeds United, Brighton & Hove Albion, dan Everton. Pada Januari 2025, spekulasi transfer sempat mencuat dengan nilai hingga €42–€50 juta, bahkan disebutkan ada klausul rilis senilai €80 juta di Sporting.

Pencari bakat Jacek Kulig bahkan menyebut Harder sebagai “striker spesial”, menegaskan bahwa Chelsea telah lama mengincar potensi teknis dan fisiknya. Kini, melalui skema pinjaman di bawah naungan BlueCo, Chelsea menjalankan strategi rekrutmen jangka panjang yang semakin matang—menggunakan jaringan klub afiliasi untuk mengembangkan dan menilai bakat sebelum mempertimbangkan transfer permanen ke Stamford Bridge. Dengan demikian, Harder bukan sekadar pemain yang sedang dipantau, tetapi bagian dari visi jangka panjang Chelsea untuk membangun lini depan masa depan.

Previous articleTimnas Futsal Putri Indonesia Siap Hadapi Rusia dalam TC di Kudus
Next articleMariano Peralta Siap Hadapi Persija, Klub yang Pernah Negosiasi Dirinya