Sumbawanews.com,- Kualifikasi Piala Asia U-20 2027 telah selesai digelar, menentukan nasib sejumlah tim Asia dalam sistem dua fase: kualifikasi dan pengembangan. Tim-tim yang berhasil meraih hasil positif di fase kualifikasi berhak bersaing untuk lolos ke putaran final di China pada 2027, sementara yang hanya unggul di fase pengembangan hanya berhak maju ke kualifikasi Piala Asia U-20 2029, bukan edisi 2027. Dari kawasan ASEAN, Singapura dan Myanmar berhasil mempertahankan posisi di fase kualifikasi, sementara Filipina, Vietnam, Laos, dan Kamboja terdegradasi ke fase pengembangan. Filipina bahkan mundur sepenuhnya dari babak kualifikasi, sementara tiga lainnya finis di dasar grup. Di luar Asia Tenggara, Mongolia, Guam, Taiwan, dan Maladewa juga berhasil promosi ke fase kualifikasi 2029, mengikuti jejak Singapura dan Myanmar. Sementara itu, Bangladesh dan Hong Kong mengalami nasib serupa dengan tim-tim ASEAN yang terdegradasi, terpaksa turun ke level pengembangan.
Dengan demikian, enam negara resmi terdegradasi dari kualifikasi Piala Asia U-20 2027: Filipina, Vietnam, Laos, Kamboja, Bangladesh, dan Hong Kong. Sementara enam tim lainnya—Singapura, Myanmar, Maladewa, Taiwan, Guam, dan Mongolia—berhak bersaing di fase kualifikasi Piala Asia U-20 2029. Sistem ini menegaskan bahwa hanya tim yang tampil maksimal di fase kualifikasi yang bisa mengejar tiket ke putaran final, bukan sekadar menang di babak awal.















