Sumbawanews.com,- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengalihkan rencana penerbangan pesawat untuk Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dari Lapangan Terbang Pondok Cabe yang ditutup sementara, ke Bandara Halim Perdanakusuma atau Bandara Husein Sastranegara di Bandung, yang masih beroperasi. Keputusan ini diambil menyusul penutupan sementara Pondok Cabe hingga pukul 14.00 WIB akibat penyebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau. Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menegaskan operasi tetap berjalan hari ini hingga malam untuk mempercepat pengendapan abu melalui hujan buatan, karena kondisi alam tanpa hujan memerlukan waktu lebih lama. Ia menekankan keselamatan awak pesawat sebagai prioritas utama dalam penyesuaian lokasi peluncuran.
Suharyanto menjelaskan bahwa meskipun Pondok Cabe tidak bisa digunakan, OMC tidak akan ditunda. Pemilihan Bandara Halim atau Bandung bergantung pada ketersediaan dan kondisi udara di lokasi tersebut. Tujuan utama operasi ini adalah mempercepat proses pengendapan abu vulkanik ke permukaan tanah, sehingga mengurangi dampak terhadap kesehatan masyarakat dan mobilitas udara. Ia menambahkan, meski angin alami juga bisa menyebar abu, prosesnya tidak secepat hujan yang dihasilkan dari modifikasi cuaca.















