Sumbawanews.com,- Chelsea melakukan pembersihan besar-besaran dengan melepaskan 37 pemain pada bursa musim panas 2026, termasuk 10 dijual, 10 dipinjamkan, dan sejumlah pemain akademi juga dikirim ke klub lain. Legenda klub, John Terry, memuji keputusan tegas manajer Xabi Alonso yang tak ragu membersihkan skuad yang selama ini dianggap terlalu gemuk. Terry mengaku sempat berbincang dengan Tosin, salah satu pemain yang dilepas ke Tottenham Hotspur, dan mendengar langsung bahwa pemain itu menghormati keputusan klub meski kecewa karena baru sebentar berkarya di Stamford Bridge.
Terry menilai, kebijakan rekrutmen berlebihan sejak era Todd Boehly justru merugikan Chelsea. Banyak pemain muda direkrut dengan kontrak panjang, tapi gagal menembus tim utama, lalu berakhir menjadi “pengelana” di klub-klub lain. Kondisi ini membuat ruang ganti tidak harmonis dan tim kesulitan bersaing di papan atas meski memiliki banyak nama. “Ketika Anda punya 24 atau 26 pemain di skuad utama, lalu di ujung lorong ada delapan hingga 10 pemain yang tak ingin berada di sana, Anda akan lelah sendiri,” ujar Terry.
Menurutnya, pendekatan Alonso yang tegas dan tanpa kompromi adalah langkah yang harus diambil, meski menyakitkan bagi sebagian pemain. “Memang terdengar keras, tapi kejujurannya harus dihargai,” tambahnya. Terry meyakini, keputusan ini bukan sekadar pembersihan anggaran, tapi langkah strategis untuk membangun kembali identitas Chelsea yang solid, fokus, dan kompetitif.















