Home Berita Olah Raga Cesc Fabregas Raih Pelatih Terbaik Serie A, Bawa Como 1907 Masuk Liga...

Cesc Fabregas Raih Pelatih Terbaik Serie A, Bawa Como 1907 Masuk Liga Champions

Sumbawanews.com,- Cesc Fabregas dinobatkan sebagai Pelatih Terbaik Serie A musim 2025/2026 setelah membawa Como 1907 finis di peringkat keempat dan mencatatkan sejarah dengan kualifikasi pertama kali ke Liga Champions. Penghargaan tersebut diberikan pada malam Gran Gala del Calcio AIC di Milan, Rabu (2/9/2026), sebagai pengakuan atas kebangkitan tim asal Lombardia yang mampu mengalahkan dominasi klub-klub besar di papan atas liga Italia.

Fabregas, mantan gelandang Arsenal dan Barcelona, memulai perjalanan bersama Como sebagai pemain pada musim 2022/2023 sebelum pensiun dan langsung beralih ke kursi pelatih. Ia awalnya menangani tim sebagai pelatih interim, membantu Como promosi dari Serie B ke Serie A pada 2024. Di musim pertamanya sebagai pelatih penuh, ia membawa Como finis di posisi ke-10. Namun, pada musim 2025/2026, ia membangun tim yang tangguh, mengubah Como menjadi kekuatan baru yang mampu bersaing dengan raksasa seperti Inter, AC Milan, dan Napoli, hingga akhirnya menembus empat besar klasemen.

Pencapaian ini menjadi titik balik sejarah bagi Como 1907, yang sebelumnya belum pernah tampil di Liga Champions sejak berdiri. Di bawah asuhan Fabregas, tim berjuluk I Lariani juga menunjukkan konsistensi di awal musim ini, dengan hasil imbang 1-1 melawan Udinese dan kemenangan 2-1 atas Napoli. Salah satu pilar utama keberhasilan ini adalah Nico Paz, gelandang asal Argentina yang mencatatkan 13 gol dan delapan assist dalam 40 penampilan musim lalu, serta dinobatkan sebagai Pemain Muda Terbaik di malam penghargaan yang sama.

Selain Fabregas dan Paz, Federico Dimarco dari Inter Milan terpilih sebagai Pemain Terbaik Serie A setelah mencetak tujuh gol dan memberikan 18 assist. Kini, Como 1907 bersiap menghadapi tantangan Eropa, dengan jadwal laga grup Liga Champions melawan Paris Saint-Germain, Manchester United, RB Leipzig, dan AEK Athens di kandang, serta lawatan ke Barcelona, Real Betis, Feyenoord, dan Lens. Ini adalah babak baru dalam proyek ambisius Como yang dipimpin oleh seorang legenda yang kini menjadi arsitek kejutan terbesar Serie A.

Previous articlePertandingan Indonesia U-20 vs Laos Ditunda Akibat Cuaca Buruk
Next articleJepang dan Brasil Siap Bertemu Lagi, Duel Ketiga dalam Setahun