Sumbawanews.com,- MotoGP Indonesia 2026 yang berlangsung di Sirkuit Mandalika pada 9–11 Oktober mendatang menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan Lombok sebagai destinasi wisata global, bukan sekadar lokasi balapan. Direktur Komersial InJourney Veronica Sisilia menekankan, keberhasilan event tidak hanya diukur dari jumlah penonton di sirkuit, tetapi dari dampak luasnya terhadap pergerakan wisatawan, durasi tinggal, belanja, dan peluang ekonomi bagi pelaku usaha lokal. Untuk itu, InJourney mengembangkan paket bundling terintegrasi yang menggabungkan tiket MotoGP dengan akomodasi, transportasi udara dan laut, serta layanan hospitality, sehingga pengalaman wisatawan dimulai sejak perencanaan keberangkatan hingga kembali ke kota asal.
Kolaborasi dengan sejumlah mitra strategis memperkuat ekosistem pendukung event ini. Di sektor perbankan, BRI dan Bank Syariah Indonesia mendukung transaksi digital selama penyelenggaraan. Antavaya dan Panorama JTB memperluas distribusi paket perjalanan ke pasar domestik dan internasional, sementara InJourney Hospitality menjamin kualitas akomodasi dan layanan tamu. Garuda Indonesia, Pelita Air, dan TransNusa memperkuat konektivitas udara sekaligus membuka peluang promosi bersama. Di sektor laut dan logistik, dukungan datang dari penyedia transportasi laut serta IAS Logistik yang menjamin kelancaran distribusi barang dan kebutuhan operasional event.
Veronica menegaskan, sinergi ini bukan sekadar penggabungan produk terpisah, melainkan upaya membangun satu pengalaman perjalanan yang utuh dan saling terhubung. Setiap elemen ekosistem—dari transportasi hingga layanan keuangan—dirancang untuk menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi wisatawan dan destinasi Lombok. Dengan pendekatan terintegrasi ini, MotoGP Indonesia 2026 berpotensi menjadi model baru event olahraga yang benar-benar mendorong pertumbuhan pariwisata berkelanjutan.















