Sumbawanews.com,- Final Kejuaraan Dunia Badminton 2026 akan berlangsung pada Minggu, 23 Agustus, dengan lima laga penentu gelar juara dunia yang siap memecah rekor dan menciptakan sejarah baru. Dari lima partai final, sejumlah atlet berpeluang mencatatkan nama mereka dalam sejarah bulu tangkis global.
Prancis berada di ambang sejarah: Alex Lanier dan pasangan Thom Gicquel/Delphine Delrue sama-sama melangkah ke final, membuka kemungkinan besar bagi Prancis meraih gelar dunia pertama dalam sejarahnya—bahkan bisa dua sekaligus. Di sisi lain, Akane Yamaguchi berkesempatan memperkuat dominasinya di tunggal putri dengan merebut gelar keempat, sekaligus menjadi satu-satunya pemain yang memegang rekor terbanyak gelar dunia di nomor tersebut, melewati Carolina Marin yang kini berada di posisi kedua dengan tiga gelar.
Di tunggal putra, Kodai Naraoka dan Alex Lanier bertemu dalam laga yang akan melahirkan juara dunia baru, karena keduanya belum pernah memenangi gelar ini sebelumnya. Sementara di ganda putra, Aaron Chia dan Soh Wooi Yik dari Malaysia berpeluang merebut gelar kedua karier mereka, sekaligus menjadi gelar ketiga bagi Malaysia dalam sejarah Kejuaraan Dunia.
China, yang mengirim tiga wakil ke final, berpotensi menjadi negara dengan torehan gelar terbanyak pada edisi ini. Di tunggal putri, An Se Young berusaha meraih gelar kedua, sekaligus mempertegas statusnya sebagai satu-satunya pemain tunggal putri Korea yang pernah menjadi juara dunia. Sementara itu, Huang Dongping bersama pasangan Feng Yanzhe berpeluang menyelesaikan koleksi medali pribadinya dengan meraih emas—setelah sebelumnya telah mengoleksi satu perak dan dua perunggu bersama pasangan sebelumnya, Wang Yilyu.















