Sumbawanews.com,- Pelatih Bayern Munich, Vincent Kompany, menjelaskan bahwa dua kali kejadian kolaps yang dialami Jamal Musiala selama pertandingan pramusim disebabkan oleh efek samping dari perubahan terapi medis untuk kondisi neurologis yang sudah didiagnosis sebelumnya. Musiala mengalami kehilangan kesadaran singkat tanpa benturan fisik saat menghadapi RB Leipzig dan kembali mengalami hal serupa saat melawan Heidenheim. Kejadian itu memicu kekhawatiran di kalangan fans, namun Kompany menegaskan bahwa pemain internasional Jerman itu sendiri menyetujui pengungkapan detail medisnya. Untuk memastikan keamanan dan adaptasi tubuh, Musiala dipastikan absen di laga Piala Super DFB-Pokal, sementara tim memberikan dukungan penuh selama proses pemulihan.
Kompany menyampaikan penjelasan ini dalam konferensi pers setelah meminta izin langsung dari Musiala. “Dia telah melakukan beberapa perubahan dalam pengobatannya dan hal itu menimbulkan beberapa efek samping,” ujar Kompany. Ia menekankan bahwa keputusan untuk menahan Musiala dari lapangan bukanlah tindakan sembarangan, melainkan langkah kolektif yang diambil bersama sang pemain. “Kami akan memberikan semua dukungan kepadanya dan akan terus melakukannya. Kami melakukan ini bersama-sama,” tegasnya.
Meski belum kembali berlatih penuh, Musiala tetap terlibat dalam aktivitas tim dan menunjukkan semangat tinggi. Klub memprioritaskan kesehatan jangka panjang di atas kebutuhan jangka pendek, dan hingga kini tidak ada indikasi bahwa kondisi ini mengancam karier sang pemain. Pihak manajemen Bayern Munich berkomitmen untuk terus memantau perkembangan medis Musiala secara intensif.















